BPJSTK Gandeng GNIK Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia

Direktur Umum dan SDM BPJSTK, Naufal Mahfudz


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia. Kerja sama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) Direktur Umum dan SDM BPJSTK, Naufal Mahfudz, bersama dengan Yunus Triyonggo, Ketua Gerakan Nasional Indonesia Kompeten tentang Sinergi dan Kerja Sama Dalam Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Indonesia di Jakarta, Rabu (31/7/2019). Penandatanganan ini disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Khairul Anwar.

GNIK adalah sebuah platform terbuka berskala nasional yang bertujuan untuk merangkul semua pemangku kepentingan yang terkait dengan Pengembangan SDM (pemerintah, asosiasi pekerja, Asosiasi Pengusaha Indonsia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), universitas, dan lain-lain) untuk berkolaborasi dan bekerja sama dalam meningkatkan kapabilitas SDM dan mendorong daya saing tenaga kerja secara nasional. Dalam kerja sama ini, butir penting yang diangkat adalah penerapan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta program pemagangan.

Naufal Mahfudz berharap kerja sama ini memiliki dampak positif bagi peningkatan kualitas SDM di Indonesia. “Komitmen ini merupakan salah satu bukti nyata dukungan penuh BPJS Ketenagakerjaan terhadap gagasan dan program dari Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK),” kata Naufal.

Ia menambahkan, BPJSTK sebagai bagian dari masyarakat pekerja Indonesia, tentu sangat berkepentingan dengan upaya meningkatkan kompetensi pekerja Indonesia. Karena kesejahteraan pekerja tidak mungkin terwujud tanpa adanya peningkatan daya saing industri dan kompetensi pekerjanya. Hal-hal yang akan dilakukan bersama antara BPJSTK dengan YIIK di antaranya adalah riset atau kajian untuk merumuskan strategi peningkatan kompetensi para peserta, sertifikasi kompetensi pengelolaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi praktisi manajemen SDM, serta bersinergi pada beberapa program lain yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi SDM di Indonesia.

"Semoga kami dapat merealisasikan kerjasama ini dalam bentuk nyata agar perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja dapat segera terwujud,” tutup Naufal. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading BPJSTK Gandeng GNIK Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia. Please share...!

Back To Top