RS Mount Elizabeth Pelopori Sinar Proton

(Ki-Ka) Stephens Lo, CEO RS Mount Elizabeth Novena dan Dr Noel Yeo, CEO RS Mount Elizabeth


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, terus mengembangkan teknologinya demi memberikan layanan kesehatan berkualitas premium bagi pasiennya. Tahun 2019 akan merislis teknologi Motherapy system yang akan disusul oleh Proton beam for cancer treatment pada 2021.

"Kami akan terus menghadirkan teknologi terbaru untuk meningkatkan presisi dalam bedah, keselamatan, dan kenyamanan pasien. Untuk itu, Mount Elizabeth meluncurkan 1.500 robotik bedah pada tahun 2019," ungkap Mr Stephens Lo, CEO RS Mount Elizabeth Novena.

Untuk diketahui, RS Mount Elizabeth Novena adalah rumah sakit ekstensi yang dibangun untuk mendukung kapasitas RS Mount Elizabeth. Rumah sakit yang dirancang berkonsep tempat tidur tunggal dapat menampung 333 tempat tidur.

Rencananya, pihak rumah sakit juga akan mendatangkan mesin Proton Beam untuk menambah alternatif pengobatan kanker. Namun sebelumnya, rumah sakit harus lebih dulu merancang ruang yang dapat menampung mesin agar dapat bekerja maksimal. Meski demikian, pihak rumah sakit telah menginvestasikan beberapa hal untuk mendukung teknologi tersebut. "Kami tidak bisa menyebutkan jumlah investasi. Karena investasi yang kami lakukan mencakup hal lain seperti tenaga yang berpengalaman, dokter, teknologi, dan beragam eksperimen," tambah Stephens.

Dalam 40 tahun terakhir, Mount Elizabeth telah menorehkan sejumlah prestasi penting. Di antaranya menjadi rumah sakit swasta pertama di Singapura yang melakukan bedah jantung terbuka (open-heart surgery) dan syaraf (neurosurgery). Lalu menjadi rumah sakit pertama di Asia yang berhasil melakukan prosedur cardiomyoplasty dan transmyocardial revascularisation, serta menjadi rumah sakit swasta pertama di asia Tenggara yang melakukan Living Donor Liver Transplant dan robotic neck dissection. (ym)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading RS Mount Elizabeth Pelopori Sinar Proton. Please share...!

Back To Top