Siantar Top Perluas Pasar ke Timur Tengah

Jajaran direksi PT Siantar Top Tbk (dari kiri ke kanan):Armin (Direktur), Agus Suhartanto (Dirut/Independen) dan Suwanto (Direktur) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan di Surabaya


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- PT Siantar Top Industri Tbk tahun ini gencar memperluas pasar ekspor untuk memenuhi target pertumbuhan 20 persen.

Direktur PT Siantar Top Industri Tbk, Armin, mengatakan, perluasan pasar ekspor difokuskan pada negara-negara di Timur Tengah, Asia dan Afrika. Beberapa negara di Asia yang sekarang menjadi pasar potensial adalah Korea Selatan, China, Taiwan, Thailand, Vietnam dan Filipina. Sedangkan Timur Tengah adalah Yordania dan Saudi Arabia. Kontribusi penjualan ekspor terhadap total penjualan saat ini mencapai 10 persen. Penjualan ekspor cenderung meningkat. Tahun 2018 lalu penjualan ekspor mengalami kenaikan 20 persen. "Dengan perluasan pasar ekspor, kami targetkan pertumbuhan penjualan ekspor tetap di angka 15 persen hingga 20 persen, meski persaingannya cukup ketat," kata Armin, di Surabaya, Senin (1/7/2019).

Armin menjelaskan, untuk menembus beberapa negara negara tujuan ekspor, perseroan lebih banyak memanfaatkan jaringan pasar yang dibangun sendiri dan sebagian kecil memanfatkan kerja sama dengan pihak lain. "Jaringan pasar ekspor secara luas serta didukung oleh taste specialist di setiap produk menjadikan produk-produk kita bisa menembus beberapa negara tujuan ekspor dan selalu mengalami pertumbuhan setiap tahunnya,” jelasnya.

Selain perluasan pasar ekspor, kata Armin, Siantar Top juga terus melakukan konsolidasi penetrasi pasar di dalam negeri, agar dicapai pendistribusian yang lebih merata untuk mendongkrak pertumbuhan penjualan lokal. "Kami akan terus memperbanyak jaringan distribusi. Harapannya, produk kita bisa menjamah semua daerah di Indonesia dan memaksimalkan potesi pasar dalam negeri yang memang potensi pasarnya sangat besar untuk dikembangkan. Perluasan pasar ini juga sekaligus akan memperkuat brand image produk kita," terang Armin.

Direktur Utama Siantar Top, Agus Suhartanto, mengakui, dua strategi itu diharapkan akan mewujudkan target pertumbuhan 20 persen di tahun ini. Efektifitas strategi sudah tercermin pada kinerja perseroan pada kuartal pertama 2019 ini, dimana penjualan telah mencapai 19 persen dari target yang dipatok hingga akhir tahun ini. "Kami optimistis dengan target tahun ini mengingkat pasar makanan ringan trennya tumbuh signifikan," tandas Agus.

Pertumbuhan itu tercermin juga pada kinerja perseroan selama 2018 lalu. Meskipun penjualan tercatat sama dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,83 triliun, laba bersih mencapai Rp 255 miliar atau tumbuh sebesar 18,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp216 miliar.

Agus menambahkan, tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 442,8 miliar. Dimana sebagian besar penggunaan belanja modal untuk membayar obligasi jatuh tempo sebesar Rp 300 miliar. Di samping itu, belanja modal diperuntukkan entitas anak perusahaan sebesar Rp 62,8 miliar untuk pengembangan theme park atau taman hiburan di Sidoarjo dan sebesar Rp 40 miliar untuk perluasan usaha khususnya produk crackers. "Sumber dana diambil dari laba perseroan tahun lalu sebesar Rp 290 miliar dan sisanya dari pinjaman bank," jelas Agus. (pr)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Siantar Top Perluas Pasar ke Timur Tengah. Please share...!

Back To Top