Tren Sertifikasi Halal Restoran Meningkat

Shaburi and Kintan Buffet raih sertifikasi halal MUI yang diberikan oleh Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim kepada President Director Boga Group Kusnadi Rahardja di Jakarta, Selasa (2/7/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Tren memiliki sertifikasi halal untuk restoran asing sudah semakin meningkat. Hal itu seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat muslim di Indonesia untuk meyantap makanan halal.

Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim mengatakan tren sertifikasi restoran asing meningkat belakangan. Hal itu diawali dengan tren dari restoran dari Amerika Serikat dan Eropa yang mulai mendapatkan sertifikasi halal. Akhirnya, restoran Asia mulai mengikuti mendapatkan sertfifikasi setelah belakangan demam Korea dan Jepang merebak di Indonesia. “Trennya naik, apalagi nanti pada 17 Oktober nanti akan dilakukan mandatory (kewajiban) seluruh makanan dan minuman mengimplementasi halal,” ungkapnya di sela pemberian sertifikasi Halal Shaburi and Kintan Buffet di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Lukmanul mengakui bukanlah hal mudah bagi restoran asing untuk mendapatkan sertifikasi halal karena sulitnya menyesuaikan formulasi makanan untuk tetap menjaga rasa dan kualitas agar sesuai dengan syariat Islam. Mengingat di asalnya kebanyakan menggunakan bahan yang tidak sesuai dengan syarat-syarat tersebut. Misalnya saja pada masakan Jepang ada bahan yang menggunakan Sake. “Kemudian, restoran asing di Indonesia itu pun mencari formulasi pengganti bahan itu agar tetap sesuai dengan cita rasa dan kualitas mereka,” paparnya.

Hal itu diamini oleh President Director Boga Group Kusnadi Rahardja. Ia mengatakan untuk mendapatkan sertifikasi halal di Indonesia pihaknya harus menjelaskan terlebih dahuu kepada pihak negara asal. Hal itu sudah menjadi tantangan tersendiri. Mengingat di negara asal mereka masih belum mengenal dengan konsep halal. Sehingga proses dalam persiapan mendapatkan sertifikasi pun menjadi lebih pnajang. Salah satu yang mendapatkan sertifikasi itu adalah Shaburi and Kintan Buffet. Setelah lolos semua tahapan uji yang diamanatkan oleh LPPOM MUI, sehingga semua produk makanan dan minuman, maupun segala proses pemilihan bahan baku, pengolahan, dan penyajian makanannya aman untuk dikonsumsi oleh konsumen terutama yang beragama Islam.

“Sesuai dengan visi dan misi kami adalah agar dikenal sebagai pemain industri kuliner gaya hidup terbaik dan terhormat di dalam negeri untuk senantiasa memperkaya pengalaman bersantap kuliner bagi masyarakat Indonesia, menjunjung tinggi keamanan dan kenyamanan pelanggan,meningkatkan mutu pebakat terbaik di industri kuliner, serta membangun kerja sama yang berkesinambungan dan berkelanjutan dengan pihak ketiga,” tutup Kusnadi. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Tren Sertifikasi Halal Restoran Meningkat. Please share...!

Back To Top