Bursa Pasar Fisik Timah Dorong Perekonomian Bangka Belitung

Gubernur Bangka Belitung, meresmikan bursa pasar fisik timah PT BBJ dan PT KBI (Persero) di Gudang BGR Logistic, di Pangkal pinang, Senin (26/8/2019)


PANGKAL PINANG (IndonesiaTerkini.com)- Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang memiliki potensi tambang timah yang sangat besar. Potensi perdagangan komoditas timah tersebut dilirik oleh salah satu BUMN, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sebagai Lembaga Kliring yang telah beraliansi selama 20 tahun dengan PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) untuk secara bersama menyelenggarakan pasar fisik timah murni batangan di Indonesia. Peresmian perdagangan perdana tersebut ditandai dengan ekspor perdana timah batangan sebanyak 1.410 ton di Pangkal Pinang, Senin (26/8/2019).

Peresmian bursa timah BBJ dan ekspor perdana timah batangan tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dan Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi BGR Logistics Tri Wahyundo H.

Direktur Utama BBJ, Stephanus Paulus Lumintang, mengatakan, BBJ menyambut baik dengan adanya Sinergi BUMN ini, yang tentunya diharapkan akan mampu meningkatkan harga timah khususnya dari Bangka Belitung. "Perdagangan timah murni batangan yang akan diperdagangkan di BBJ ini, tentu mengikuti ketentuan yang berlaku dalam perdagangan timah batangan di Indonesia. Kami meyakini, ini semua dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Bangka Belitung. Secara lebih besar lagi, sinergi antara KBI dan BGR Logistics ini mampu memberikan percepatan roda ekonomi nasional, menuju Indonesia Sejahtera,” kata Paulus Lumintang.

Direktur Utama KBI, Fajar Wibhiyadi, menambahkan, dimulainya perdagangan komoditas timah di BBJ ini, tentu sebuah opportunity yang besar untuk para pelaku di bisnis perdagangan timah batangan baik di Indonesia maupun internasional. Seperti kita ketahui, Indonesia menyumbangkan kurang lebih sekitar 23 persen pasar timah dunia. Dengan adanya perdagangan timah di Bursa Berjangka Jakarta akan memberikan pilihan kepada para pelaku dalam bertransaksi. Selain menjadi sinergi BUMN, lanjut Fajar, KBI sebagai Lembaga Kliring pada BBJ yang menginisiasi lahirnya bursa timah BBJ telah menunjuk BGR sebagai pengelola gudang menunjukkan peran nyata dalam konteks BUMN Hadir untuk Negeri. "Apa yang selama ini dilakukan KBI, tentu dalam kerangka besar memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional,” tandas Fajar.

Sementara itu, Direktur Utama BGR Logistics, M Kuncoro Wibowo, menerangkan, bursa timah ini merupakan bentuk kemitraan strategis dalam rangka mengoptimalkan potesi komoditas timah bagi seluruh pemangku kepentingan. Hal ini tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) agar senantiasa dapat meningkatkan nilai tambah bagi BGR Logistics, KBI, dan pemerintah. Untuk mendukung kinerja bursa timah ini, BGR Logistic telah memiliki sistem informasi pengelolaan gudang timah yang dapat diakses secara real time. "Kerja sama ini merupakan sinergi BUMN antara BGR Logistics dan KBI yang akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” kata Kuncoro. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Bursa Pasar Fisik Timah Dorong Perekonomian Bangka Belitung. Please share...!

Back To Top