Kemhub dan Petrokimia Gresik Perpanjang Kerja Sama

Penandatanganan perjanjian kerja sama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik dan PT Petrokimia Gresik yang dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik Totok Mukarto dan Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Kementerian Perhubungan (Kemhub) dan PT Petrokimia Gresik melanjutkan kerja sama terkait pelayanan jasa kepelabuhanan di terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) Petrokimia Gresik.

Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik dan Petrokimia Gresik, yang dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik, Totok Mukarto, dan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi. "Penandatanganan perjanjian tersebut sudah sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku," kata Totok Mukarto, Sabtu (31/8/2019).

Selain itu, KSOP Kelas II Gresik dan Petrokimia Gresik juga melanjutkan kerja sama tentang penggunaan perairan untuk bangunan dan kegiatan lainnya di atas dan/atau di bawah air pada terminal untuk bangunan Petrokimia Gresik. Melalui penandatanganan perjanjian tersebut diharapkan dapat mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional serta meningkatkan perekonomian di Indonesia. "Kami mengapresiasi PT Petrokimia Gresik yang secara tertib aturan dan administrasi telah melakukan pembayaran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) penggunaan perairan," ujar Totok.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, mengatakan, TUKS Petrokimia Gresik memiliki kapasitas bongkar muat hingga 7,5 juta ton per tahun, dengan panjang dermaga 825 meter dan dapat disandari kapal seberat 30.000 ton hingga 60.000 ton. "Tahun ini kami banyak mencatat rekor baru dalam hal ekspor pupuk. Ini tak lepas dari dukungan KSOP Kelas II Gresik dalam kegiatan kepelabuhanan di perusahaan," kata Rahmad.

Rahmad berharap, melalui perjanjian kerja sama dengan KSOP Kelas II Gresik, kegiatan operasional bongkar muat di TUKS Petrokimia Gresik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. "Melalui perpanjangan kerja sama ini, Petrokimia Gresik turut membantu meningkatkan pendapatan negara karena tertib melakukan pembayaran PNBP penggunaan perairan," tutup Rahmad. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kemhub dan Petrokimia Gresik Perpanjang Kerja Sama. Please share...!

Back To Top