Re-branding, Strategi UTS Bersaing di Bisnis Pendidikan

(Ki-Ka) Rektor Universitas Teknologi Surabaya, Dr. Y. Kriatianto, SE., MM, Ketua Yayasan Universitas Teknologi Surabaya, Dr. Ir. Budi Darmadi, M.Sc, dan Wakil Rektor 1 Universitas Teknologi Surabaya, Dr. Rukin, S.Pd., M.Si.


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Ketatnya persaingan perguruan tinggi di Indonesia membuat semua perguruan tinggi harus berbenah agar dapat terus eksis dan dapat bersaing dengan berbagai kampus dan perguruan tinggi lainnya. Hal ini disadari Universitas Teknologi Surabaya (UTS), Jawa Timur dengan melakukan re-branding.

Diakui Ketua Yayasan UTS, Dr. Ir. Budi Darmadi, M.Sc, re-branding UTS untuk meningkatkan kualitas sarana prasarana, manajemen, dan layanan digital. Selain itu, re-branding kampus UTS ini untuk semakin memudahkan dan meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa dan calon mahasiswa. "Melalui strategi re-branding ini diharapkan kampus UTS dapat terus eksis dan dapat bersaing dengan berbagai kampus dan perguruan tinggi lainnya di tengah ketatnya industri pendidikan Indonesia saat ini," kata Budi.

Budi menambahkan, ada beberapa strategi re-branding yang dijalankan UTS, antara lain, akreditasi Program Studi maupun Institusi yang dilaksanakan oleh BAN-PT sebagai legitimasi kualitas program pendidikan perguruan tinggi, re-design Logo UTS dengan konsep design terkini agar menjadi kebanggaan identitas UTS, serta memperkenalkan juga tagline UTS. Selain itu, UTS menunjuk Chief Marketing Officer (CMO) yang untuk mengawal proses re-branding kampus UTS, sehingga strategi re-banding dapat dijalankan dengan efektif dan efisien. Dan, menciptakan standar brand untuk kebutuhan marketing UTS dan memanfaatkan para alumni UTS sebagai branding melalui berbagai testimoni di website UTS dan para alumni diharapkan bisa memberikan kontribusi pada pembentukan career center.

Rektor UTS, Dr. Y. Kristanto, SE., MM menambahkan, sebagai bagian dari strategi re-branding kampus UTS, pihaknya akan memberikan gratis biaya formulir untuk 300 mahasiswa baru yang mendaftar via website. Bahkan UTS juga menyediakan program beasiswa penuh yang akan diberikan khusus untuk seluruh mahasiswa yang berprestasi. Selain itu, menurut Kristanto, UTS juga mewujudkan aplikasi E-Management yang saling terintegrasi antar departemen yang mencakup marketing, keuangan, pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kerjasama. Keberadaan aplikasi ini akan meningkatkan produktivitas setiap proses dan bisa menjadi proyek mercusuar yang akan memberikan efek positif mainstream publik bahwa kampus UTS memiliki sistem yang update

Wakil Rektor 1 UTS, Dr. Rukin, S.Pd., M.Si. menambahkan metode pengajaran yang diterapkan di UTS juga memiliki karakteristik khusus di dalam proses pembelajarannya, yang memfokuskan cara interaktif, holistik, integratif, saintifik, konstektual, tematik, efektif dan berpusat pada student center learning. Selain itu, perencanaan proses pembelajaran telah disusun dan disajikan dalam bentuk Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Kontrak Kuliah, Catatan Kegiatan Proses Pembelajaran (CKPP) dan Bahan Ajar, yang selalu direview secara periodik dengan memperhatikan perkembangan IPTEK, kebutuhan pasar dan regulasi. (ym)
Labels: Pendidikan

Thanks for reading Re-branding, Strategi UTS Bersaing di Bisnis Pendidikan. Please share...!

Back To Top