Semen Indonesia Mulai Bangun Pabrik Mortar Berkapasitas 375.000 Ton per Tahun

(Ki-Ka) Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Adi Munandir, Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha Semen Indonesia, Fadjar Judisiawan, Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso, Direktur PT Mitra Kiara Indonesia, Mirza Whibowo Soenarto, dan Managing Partner AML Aniangentechnik GMBH and co. KG, Mathias Leeke saat simbolisasi ground breaking pembangunan pabrik mortar pada Rabu (29/8/2019)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Mitra Kiara Indonesia (MKI), perusahaan hasil pengembangan bisnis dari PT Semen Indonesia (Persero), Tbk (Semen Indonesia), memulai pembangunan pabrik mortar baru berkapasitas 375.000 ton per tahun di Narogong, Gunung Putri, Jawa Barat.

Simbolisasi ground breaking pembangunan pabrik mortar milik MKI ini dilakukan pada Rabu (29/8/2019), oleh Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso, Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha Semen Indonesia, Fadjar Judisiawan, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Adi Munandir, Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Aulia Mulki Oemar, dan Direktur MKI, Mirza Whibowo Soenarto.

“Sebagai sebuah entitas yang merupakan bagian dari Semen Indonesia, MKI difungsikan untuk menjalankan bisnis pada industri hilir semen, serta menangkap peluang-peluang lainnya yang mungkin terjadi dalam pertumbuhan industri tersebut, sehingga dapat meningkatkan daya saing usaha dan menjadi sumber pendapatan baru. Pengembangan usaha Semen Indonesia untuk memproduksi mortar sudah menjadi rencana sejak lama karena telah mempertimbangkan besar potensinya, baik dari sisi produksi maupun dari sisi pasar,” jelas Fadjar Judisiawan, Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha, PT Semen Indonesia (Persero), Tbk.

Pengembangan bisnis ini merupakan bentuk komitmen untuk memenuhi kebutuhan pasar, sekaligus sebagai sikap dalam menjawab berbagai tantangan pada industri bahan bangunan di Indonesia. "Kami optimis bahwa 375 ribu ton mortar yang akan diproduksi tiap tahunnya dapat memenuhi kebutuhan 12% pangsa pasar mortar di Indonesia, khususnya wilayah Jawa dan Bali, terlebih lagi dengan melihat masih akan banyak munculnya proyek-proyek pembangunan gedung," tambah Fadjar.

Penyertaan modal Semen Indonesia kepada MKI telah dilakukan sejak 26 April 2019, dan sesuai dengan langkah transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik, penyertaan modal ini juga sudah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selesai 2020

Diperkirakan selesai dibangun pada tahun 2020, pabrik seluas dua hektar ini akan berdiri di atas lahan milik PT Solusi Bangun Indonesia yang telah dimiliki oleh Semen Indonesia sejak bulan Januari tahun 2019. Bisnis mortar yang berjalan di bawah manajemen MKI ini tidak menggunakan sistem Original Equipment Manufacturer atau makloon, di mana mortar dibeli dari perusahaan lain tanpa label, seperti yang dilakukan banyak produsen mortar di Indonesia. Hal ini dilakukan karena MKI ingin mengembangkan berbagai inovasi dan menghasilkan produk melalui kontrol kualitas berstandar tinggi sebagaimana telah diimplementasikan oleh Semen Indonesia pada produk semen konvensionalnya.

Komposisi produksi mortar terdiri dari semen, pasir, batu kapur (lime stone), dan perekat, yang pada umumnya menggunakan pasir alam, namun kini MKI telah mengembangkan inovasi teknologi yang dapat mengolah batu kapur hasil penambangan untuk produksi semen konvensional milik Semen Indonesia sehingga dapat mengurangi penggunaan pasir alam. Dengan penggunaan pasir alam yang semakin sedikit, tentu akan memberikan dampak yang lebih positif kepada lingkungan karena ketergantungan yang semakin kecil pada pasir alam sebagai bahan mentah.

Selain itu, MKI juga akan memanfaatkan produksi semen konvensional milik Semen Indonesia untuk memenuhi komposisi produksi mortar, sehingga secara keseluruhan akan memberikan keuntungan melalui efisiensi bahan mentah yang digunakan. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Semen Indonesia Mulai Bangun Pabrik Mortar Berkapasitas 375.000 Ton per Tahun. Please share...!

Back To Top