Taklukkan Timnas Mobile Legends, Victim Esports Layak Diperhitungkan

Victim Esports memperkenalkan 23 player dari semua divisi yang dimiliki bersama 4 brand ambassadornya, 23 Agustus 2019


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Tim Victory Victim Esports sukses menjuarai Independence Cup 2019 Mobile Legends. Pada babak grand final, Victim berhasil mengalahkan tim nasional yang dipersiapkan untuk SEA Games 2019 di kategori Mobile Legends.

Tak hanya sekali, Victim sebagai tim pendatang baru di pentas eSports Mobile Legends Indonesia itu langsung membuat gebrakan setelah berhasil menaklukkan timnas sekaligus yakni A dan B. Victim mengalahkan timnas A di semifinal, sementara timnas B kalah pada partai puncak dengan skor 2-1. Lewat kemenangan itu, nama Victim Esports semakin melejit. Sayangnya tim tersebut tidak akan tampil dalam MPL Season 4 nantinya. Padahal, Victim Esports berhasil lolos pelatnas seleksi Timnas Mobile Legends Indonesia, namun mereka memilih untuk mengundurkan diri.

"Meski terbilang baru berdiri karena belum genap setahun, Victim Esports sudah memiliki banyak prestasi. Kami sadar bahwa apa yang sejauh ini mereka raih belum apa-apa dan baru sebuah permulaan. Kami bertekad terus berkembang bersama para pemain yang serius ingin berlatih menjadi pemenang," ujar Rickel Albert MLBB, manager tim Victim Esports, Sabtu (24/8/2019).

Chief Operating Officer Victim Esports, Hafiz Rachman Fauzi mengatakan timnya membuktikan diri layak bersanding di level profesional. Mereka bertekad berjuang agar tetap bertahan di level tertinggi. Dikatakan trofi Independence Cup yang diraih tidak mudah. Bagaimana tidak, Victim Esports harus mengalahkan tim tangguh. "Kami bahkan berhasil menjuarai turnamen tersebut setelah sukses mengungguli Geek Fam (Malaysia), EVOS Esports (Singapura), serta Timnas A dan B Indonesia yang tengah diproyeksikan untuk menjadi wakil di SEA Games 2019," katanya di Senayan Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Victim sadar bahwa apa yang sejauh ini mereka raih belum apa-apa dan baru sebuah permulaan. Mereka bertekad terus berkembang bersama para pemain yang serius ingin berlatih menjadi pemenang. "Kami ingin terus belajar dan berkembang bersama dengan para pemain. Meski belum bisa menjadi yang terbaik, target kami setidaknya bisa terus eksis di scene kompetitif,” lanjut Hafiz saat memperkenalkan skuat di semua divisi.

Sejak pertama kali berdiri pada 10 September 2018, Victim Esports hanya memiliki divisi PUBG. Namun kini mereka telah memperkenalkan sekitar 23 player dari semua divisi yang dimiliki. Selain para pemain, Victim Esports juga memperkenalkan 4 brand ambassador mereka, yaitu Lalajo Laure, Dea Marella, dan KameAam, serta Natasha Caroline. Di sisi lain Victim Esports juga memperkenalkan jajaran manajemen mereka, dari chief operating officer hingga masing-masing manajer di setiap divisi mereka. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Taklukkan Timnas Mobile Legends, Victim Esports Layak Diperhitungkan. Please share...!

Back To Top