Upaya Mister Donut Mendongkrak Brand Awareness di Indonesia

(Ki-Ka) Direktur Operasional PT Ragam Karya Bersama, Steven Sunarno, Direktur Utama PT Ragam Karya Bersama, Laurentius Tirta Widjaja, Director PT Berkat Animation International Indonesia Helena Irma K, dan Marketing Communication Executive Director PT Indomarco Prismatama, Gondo Sudjoni NH, saat peluncuran donut Doraemon Mister Donut di gerai flagship Mister Donut MOI Kelapa Gading, Jakarta


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Mister Donut dan Doraemon, dua merek asal Jepang, melakukan co-branding untuk meningkatkan awarenessnya di Indonesia. Sebenarnya strategi serupa juga telah dilakukan di Jepang dan Thailand.

Steven Sunarno, Direktur Operasional PT Ragam Karya Bersama (RKB) -pemegang Master franchise Mister Donut asal Jepang di Indonesia, mengatakan, ketenaran Doraemon yang merupakan salah satu karakter komik dan anime (film Jepang) di Tanah Air menjadi dasar pertimbangan Mister Donut memproduksi donut Doraemon. Apalagi Doraemon, sudah lebih dari 20 tahun hadir  di layar kaca pecinta kartun tanah air.

Steven mengakui kehadiran Doraemon Mister Donut di flagship dan satellite store serta toko Indomaret di Jabodetabek, Bandung dan Surabaya, akan memberikan warna baru bagi penikmat donut di Indonesia. “Didukung dengan packaging khas Doraemon yang unik dan menarik,  konsumen akan mendapatkan sensasi tersendiri saat menikmati cita rasa Doraemon Mister Donut," ujar  Steven.

Helena Irma Direktur PT Berkat Animation International Indonesia -licencor Doraemon di Indonesia, menambahkan, kerjasama ini akan berlangsung selama setahun, namun tidak menutup kemungkinan akan terus diperpanjang. Menurut Helena, pihaknya akan melakukan beragam kampanye kolaborasi antara Doraemon dan Mister Donut baik off air maupun melalui media sosial. "Co-branding ini kami lakukan untuk meningkatkan brand awareness sehingga masyarakat lebih banyak tahu brand Doraemon dan Mister Donut," kata Helena.

Melalui kerjasama ini, menurut Steven, Mister Donut menargetkan bisa meningkatkan penjualan sekitar 15%-20% hingga akhir tahun. Dengan rata-rata produksi donut sekitar 3 juta/bulan, dengan penjualan sekitar Rp 120 miliar. Mister Donut memiliki tiga jenis gerai yaitu flagship store, satellite store, dan shop-in shop yang terintegrasi dengan Indomerat. Saat ini Mister Donut memiliki enam gerai flagship yakni di Mall of Indonesia Kelapa Gading, FX Sudirman, PIK Avenue, BSD Plaza, Ciputra Worid Surabaya dan Dago Bandung. Sedangkan gerai satellite berada di Kidzania Pacific Place Jakarta, dan Stasiun Gambir (Jakarta).

Menurut Laurentius Tirta Widjaja Direktur Utama PT Ragam Karya Bersama, untuk memperluas pasarnya, rencananya hingga akhir tahun ini Mister Donut akan menambah 3 flagship store di Semarang , Yogyakarta, berintegrasi dengan 2.500 toko Indomaret  untuk mempermudah masyarakat menikmati donut dengan cita rasa khas dari  Mister Donut.

Gondo Sudjoni NH, Marketing Communication Executive Director PT Indomarco Prismatama, mengakui pihaknya mendukung langkah ekspansi Mister Donut yang juga anak usaha Indomaret. Selain ekspansi gerai flagship, Mister Donut akan dikembangkan terintegrasi shop-in-shop seiring pengembangan gerai flagship dari Mister Donut. Saat ini Mister Donut telah telah hadir di 2.500 gerai Indomaret, dan hingga akhir tahun ditargetkan akan hadir di 3.000 gerai Indomaret yang tersebar di Indonesia. "Paling tidak satu gerai flagship Mister Donut bisa mengcaver sekitar 150 gerai Indomaret untuk distribusi Mister Donut," kata Gondo. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Upaya Mister Donut Mendongkrak Brand Awareness di Indonesia. Please share...!

Back To Top