IT Telkom Surabaya Akan Kembangkan Satelit Bawah Laut

Acara Gathering industrial dan seminar bertema Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul di Sektor Maritim, Transportasi dan Logistik terkait dengan Teknologi 4.0, pada Rabu (4/9/2019)


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya berencana untuk mengembangkan satelit bawah laut yang lebih murah dan efektif penggunaannya. Pihak kampus bahkan sudah bekerjasama dengan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) untuk uji coba satelit bawah laut dikawasan Kodiklatal.

“Ini masih MoU karena kami didalam kampus juga masih perlu melakukan berbagai penelitian dari segi teknik hingga IT nya. Nanti setelah semua jadi, kami akan rakit dan kembangkan,” ujar Wakil Rektor IT Telkom Surabaya, Tri Agus Djoko Kuntjoro di sela acara Gathering industrial dan seminar bertema Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul di Sektor Maritim, Transportasi dan Logistik terkait dengan Teknologi 4.0, pada Rabu (4/9/2019).

Satelit bawah laut ini bisa dimanfaatkan untuk peningkatan teknologi komunikasi di pantai maupun lepas pantai, terkait dengan keamanan dan transportasi.

Sementara pakar tranportasi Endoyono dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember 1945 Surabaya), Endoyono menyebutkan, teknologi informasi di Indonesia cukup berkembang pesat. "Saat ini teknologi sudah punya, proses bisnis juga sudah banyak yang memanfaatkan dan membutuhkan teknologi ini. Dan dukungan yang penting dari pemerintah adalah regulasi,” tambah Endoyono.

Menurutnya, Indonesia punya wilayah maritim yang luas, sudah saatnya menggunakan kekuatan itu dengan bantuan teknologi Internet of Think (IoT) yang dikembangkan oleh anak bangsa sendiri. "Jika Gojek saja bisa sukses maka research yang nanti dikembangkan ITTelkom Surabaya juga akan mampu mengubah dunia,” terangnya. (dri)
Labels: it telkom surabaya akan kembangkan satelit bawah laut indonesiaterkini.com

Thanks for reading IT Telkom Surabaya Akan Kembangkan Satelit Bawah Laut. Please share...!

Back To Top