Jasa Raharja Janji Terus Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Myland (tengah) berbicara dalam acara Press Gathering di Jakarta, Rabu (4/9/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Jasa Raharja berjanji memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, dalam hal ini korban dan keluarga yang mengalami musibah kecelakaan.

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Myland mengatakan, dalam memberikan pelayanan santunan kepada korban atau ahl waris korban yang tertimpa musibah kecelakaan senantiasa mengedepankan kemudahan bagi korban atau ahli waris korban dalam memberikan dana santunan.

Ia mengatakan, di era digital saat ini menjadi sebuah peluang dan tantangan bagi Jasa Raharja untuk selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan upaya tersebut harus didukung dengan upaya sosialisasi serta publikasi kepada masyarakat sehingga Jasa Raharja semakin terasa eksistensinya.

"Jasa Raharja merupakan Badan Usaha Milik Negara yang diamanahkan untuk menyelenggarakan Pedindungan Dasar sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan UU Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecalakaan Lalu Lintas Jalan. Tugas pokok Jasa Raharja adalah menyerahkan santunan bagi korban kecelakaan alat angkutan umum darat, laut dan udara dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar," ujarnya, Rabu (4/9/2019).

Ia mengatakan, untuk meningkatkan kinerja penyerahan santunan salah satunya adalah transformasi proses pembayaran santunan secara digital melalui cash management system (CMS) BRI untuk proses transfer ke seluruh rekening Bank pihak penerima santunan, hal ini tentunya sangat memudahkan pihak korban maupun ahli waris korban dalam menerima santunan, khususnya santunan meninggal dunia.

Sedangkan bagi korban kecelakaan yang mengalami luka-Iuka saat ini melalui proses overbooking ke rekening rumah sakit dengan sebelumnya diterbitkan surat jaminan dari Jasa Raharja atas biaya perawatan korban sampai dengan batas maksimal biaya perawatan yang berlaku. Transformasi di bidang keuangan, kata dia, tidak hanya dirasakan oleh korban atau ahli waris korban, namun juga oleh para Perusahaan Otobus yang hendak melakukan pembayaran luran wajib/premi khususnya IWKBU dimana saat ini proses pembayaran IWKBU dapat dilakukan melalui aplikasi JRku yang terkoneksi dengan BRI vinual account sehingga memudahkan bagi Perusahaan Otobus daIam pembayaran IWKBU.

Selain itu, transformasi juga dilakukan di internal perusahaan seperti penggunaan cash card BRI untuk transaksi ke masing masing unit kerja dengan tujuan mengurangi transaksi tunai dan mencegah terjadinya fraud, serta kemudahan dalam pembayaran kepada vendor/supplier perusahaan melalui CMS BNI dan Bank Mandiri yang diharapkan kedepannya akan bertambah jumlah bank yang bekerja sama untuk peningkatan pelayanan tersebut. Untuk mendukung program Kementerian BUMN dengan menggiatkan penggunaan aplikasi LinkAja sebagai tuan rumah di negeri sendiri, maka digunakan transaksi sebagian benefit karyawan melalui aplikasi tersebut. Sepanjang tahun 2019, kinerja perusahaan cukup baik ditengah ketidakpastian Iingkungan ekonomi global dan domestik dimana kinerja perusahaan tercermin dari Yield On.

Ia mengatakan, investasi sampai dengan Juli 2019 mencapai 4,83% jauh di atas rata rata industri yang berarti dikelola secara baik dengan memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan prudent, serta Rasio Kecukupan Investasi (RKI) mencapai 474.35% dimana perusahaan sanggup membayar semua santunan secara penuh.

Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 71/POJK.05/2016 tentang kesehatan keuangan perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi, PT Jasa Raharja (Persero) mencapai 605,10% jauh di atas minimal yang ditetapkan OJK. Sedangkan dari sisi likuiditas, perusahaan masih Iikuid yang mencapai 331.59% dengan demikian perusahaan mampu untuk membayar semua kewajiban jangka pendek tanpa terkecuali. Untuk laba perusahaan sampai dengan JuIi 2019 mencapai Rp 915 miliar sehingga return on equity perusahaan mencapai 8,85% dan Return on Assets mencapai 8.02% dan pada tahun 2019 PT Jasa Raharja (Persero) mendapatkan peringkat “AAA" stable outlook dari lembgga pemeringkat Pefindo sebagai hasil atas kinerja perusahaan tahun 2018.

Pada tahun yang sama, Jasa Raharja telah memberikan kontribusi kepada negara dan masyarakat yang tercermin dari deviden yang disetorkan pada tahun 2019 sebesar Rp 891 milyar, santunan ke masyarakat sampai Juli 2019 sebesar Rp 1,47 triliun, serta Rp 289 miliar pajak yang telah dibayarkan kepada DJP. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Jasa Raharja Janji Terus Beri Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat. Please share...!

Back To Top