Nobu Bank - Aprindo Fasilitasi Donasi Kemanusiaan PMI dengan QRIS

Komisaris Utama Bank Nobu Adrianus Mooy (ketiga dari kiri) bersama dengan Dirut Bank Nobu Suhaimin Djohan (kiri), dan Ketua APRINDO Roy N. Mandey (kedua dari kiri) secara simbolis berdonasi untuk Palang Merah Indonesia (PMI) melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) dengan disaksikan oleh Pelaksana Harian Ketua PMI Prof. DR.Ginandjar Kartasasmita (ketiga dari kanan), perwakilan PMI Johnny Darmawan (kedua dari kanan), dan Ritola Tasmaya (kanan), Jakarta, Selasa 24 September 2019


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel lndonesia (Aprindo) Roy Mandey mengatakan, pihaknya memberi dukungan bagi PMI dalam menghimpun donasi dari masyarakat melalui 50.000 jaringan ritel yang tergabung dalam Aprindo dengan cakupan wilayah dari Aceh hingga Papua. Dengan jaringan yang cukup luas tersebut, maka masyarakat di manapun dapat dengan mudah memberikan donasi kemanusiaan setiap waktu, tidak hanya saat terjadi bencana.

"Sebelumnya donasi ke PMI sudah kami lakukan melalui pengembalian uang receh yang dalam 6 bulan ini nilanya cukup signifikan untuk bantu donasi kemanusiaan,” ujar Roy Mandey di sela-sela acara penandatanganan kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Aprindo dan PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) dengan menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang disediakan Nobu Bank di Kantor Pusat PMI di Jakarta, Selasa (24/9/2019)

Kerja sama ini, menurutnya akan berlangsung secara berkelanjutan, tidak ada batas waktu khusus karena sifatnya donasi. "Perjanjian kerja sama ada dan akan kita perpanjang terus, ini bagian dari edukasi dan literasi keuangan," ucapnya seraya menyebutkan industri ritel akan bertumbuh 9%-10% pada akhir tahun ini.

Wakil Ketua Umum PMI Pusat Ginandjar Kartasasmita menyampaikan melalui kerja sama ini diharapkan masyarakat luas memperoleh kemudahan dalam memberikan donasi kepada PMI kapan pun dan di mana pun berada karena dapat dilakukan di jaringan ritel yang tergabung dalam Aprindo. Selain itu, PMI juga memperoleh kemudahan melakukan pengelolaan penerimaan donasi karena donasi ini dilakukan secara digital (non tunai) melalui QRIS sehingga lebih mudah dan aman. "Bagi PMI, dengan donasi masyarakat yang berkelanjutan dan dalam jangka panjang, maka akan menjadi stand by fund yang sangat berguna bagi kebutuhan penanggulangan bencana yang datang sewaktu-waktu. Kami ada kebutuhan rutin dan tanggap bencana. Untuk rutin setahun bisa Rp 1 miliar, kalau bencana tergantung skalanya, seperti tsunami bisa ratusan miliar yang dananya kita peroleh dari masyarakat dan dukungan dunia usaha, dan federasi internasional. Jika negara lain terjadi bencana juga kita ikut sumbang, sifatnya gotong royong," jelasnya.

Ketua Bidang Sarana dan Prasarana PMI Johnny Darmawan juga mengakui bahwa PMI terus membutuhkan dana, tak hanya saat bencana alam. Tapi di sisi lain, dana selalu ada saat bencana datang. Padahal masih banyak masalah di Indonesia khsususnya menyangkut soal ketersediaan air bersih. "Harapannya kita punya dana yang berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Nobu Bank Suhaimin Djohan menjelaskan bahwa Bank lndonesia telah meluncurkan QRIS pada 17 Agustus 2019 |alu, yaitu QR Code yang telah terstandar untuk menerima pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based dompet elektronik, atau mobile banking. Di mana, Nobu Bank merupakan salah satu Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang secara proaktif mendukung diluncurkannya QRIS ini. "Dengan QRIS, masyarakat dengan mudah dapat melakukan pembayaran, dalam hal ini donasi kemanusiaan melalui PMI menggunakan platform jasa pembayaran mana pun, seperti mobile banking, e-walIet atau e-money, baik dari bank maupun non bank, yang menyediakan fitur pembayaran melalui pemindai QR dari smartphone," paparnya.

Dengan QRIS ini, setiap lokasi penerimaan donasi cukup meletakkan QRCode di area tertentu yang mudah dilihat dan masyarakat cukup melakukan scan dan memasukkan nilai uang yang ingin didonasikan dan dana langsung terkirim. Di lain pihak, PMI langsung menerima donasi masyarakat tersebut di rekeningnya sehingga lebih cepat, aman dan nyaman karena tidak perlu mengelola uang tunai. "Cepat, tepat, aman dan fleksibel bagi masyarakat untuk berdonasi dalam segi waktu dan jumlah. Ada fleksibilitas, jadi masyarakat luas diberi kesempatan dalam berdonasi di era digital," ungkapnya. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Nobu Bank - Aprindo Fasilitasi Donasi Kemanusiaan PMI dengan QRIS. Please share...!

Back To Top