Brand yang Manfaatkan Platform Revu Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat

Managing Director Revu Indonesia Jimmly Lin bersama Marketing Director Wakacau, Deninda (kanan) dan CEO Simplisity Indonesia, Rachel usai konferensi pers satu tahun Revu Indonesia di Jakarta Selasa (22/10/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Platform online, Revu Indonesia pada 2020 menargetkan perusahaan atau brand yang memanfaatkan platformnya terkait review marketing bisa naik tiga kali lipat dibanding proyeksi akhir tahun 2019 sekitar 50 perusahaan. Bertambahnya kanal review menjadi pemicu kenaikan target tersebut.

"Selama ini member di platform Revu Indonesia mengulas brand di blog dan Instagram, ke depan kita akan ulas di Youtube," kata Managing Director Revu Indonesia, Jimmy Lin saat konferensi pers satu tahun Revu Indonesia di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Revu Indonesia merupakan perusahaan dengan niche baru di Tanah Air. Melalui platform Revu Indonesia, berbagai perusahaan/brand bisa memanfaatkan influencer marketing sebagai kanal utama pemasaran. Berdasarkan data yang diterbitkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), terdapat 171,17 Juta pengguna internet di Indonesia. Sementara statistik socialbakers menyebutkan bahwa secara global, hampir 45 persen brand akan mengadopsi influencer marketing sebagai metode utama penjualan.

Jimmy Lin mengatakan selama satu tahun terakhir, Revu Indonesia berhasil menjalin kerja sama dengan lebih dari 15.000 reviewer dalam ragam unit usaha. Selain itu, perusahaan yang memanfaatkan Revu Indonesia sebagai platform untuk mengulas brand-nya mencapai 50 dengan 150 kampanye dan 1.000 konten review. Sementara Pada 2020, perseroan menargetkan brand/perusahaan yang memanfaatkan Revu Indonesia mencapai 150 dengan 300 kapanye dan 3.000 konten review. Untuk jumlah member atau reviewer, diharapkan meningkat menjadi 25.000. Revu Indonesia sengaja membidik member dengan skala nano dan mikro influencer. "Bersama Revu Indonesia ragam unit usaha mampu memasarkan produk secara otentik. Artinya konten review menyeluruh dari reviewer yang sudah mencoba produk tersebut dengan skala normal. Dengan demikian, konten pemasaran produk yang disampaikan menjadi terpercaya," kata Jimmy Lin.

Dia mengatakan, pola KOL-Marketing di Indonesia masih terfokus pada jumlah followers influencer. "Seharusnya engagement rate otentik yang tinggi menjadi fokus, dan ini bisa ditemukan pada metode review marketing di Revu,” ujar Jimmy Lin.

Sementara Founder and CEO Revu Corporation, D.K Chang mengatakan, Revu Indonesia merupakan bagian Revu Corporation asal Korea Selatan. Selain Indonesia, Revu hadir di Thailand, Vietnam, Taiwan, dan Filipina. Langkah ekspansi Revu Corporation di Indonesia dilandaskan kesuksesan Revu Korea yang menjadi market leader. Pencapaian ini hadir berkat sinergi antara reviewer yang mengulas produk dari ragam brand secara otentik. "Output review otentik yang dipublikasikan melalui blog maupun media sosial mampu meningkatkan awareness bahkan penjualan dari klien Revu Korea," kata D.K Chang.

Revu berhasil menjawab kebutuhan brand untuk penetrasi ke komunitas target pasar mereka secara online. Reviewer kami merupakan influencer yang dipercaya oleh pengikutnya. Setiap postingan review memberikan pembahasan menyeluruh. Revu Korea telah memiliki lebih dari 500.000 reviewer dengan total campaign review di atas 250.000 dan lebih dari 2 juta konten review yang telah diposting. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Brand yang Manfaatkan Platform Revu Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat. Please share...!

Back To Top