Pabrik Baja Lapis Zinc Aluminium di Lippo Cikarang Diresmikan

PT Tata Metal Lestari di Kawasan Industri Delta Silicon Lippo Cikarang resmi beroperasi, Rabu (9/10/2019)


BEKASI (IndonesiaTerkini.com)- PT Tata Metal Lestari, yang memproduksi baja lapis zinc aluminium merek Nexalume telah resmi beroperasi, Rabu (9/10/2019). Pabrik continous coating line yang berlokasi di Kawasan Industri Delta Silicon, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, diresmikan oleh Chief Executive Officer Yarryanto Rismono, Chief Financial Officer‎ Wulani Wihardjono‎, Vice President Stephanus Koeswandi, Vice President Capital PT Tata Metal Lestari‎ Nicolas Bagus Setiabudi serta Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari.

"PT Metal Tata Lestari adalah pabrik continous‎ zinc aluminium ‎sebagai bahan baku untuk produk-produk baja ringan, genteng metal, rangka baja ringan, dan sebagainya," ujar Chief Financial Officer‎, Wulani Wihardjono‎, saat peresmian pabrik, Rabu (9/10/2019).

Dia menjelaskan, dengan mesin dan teknologi baru membuat PT Tata Metal Lestari mampu memproduksi produk-produk yang lebih berkualitas. Dengan begitu, ke depannya Indonesia akan bebas dari bahan-bahan yang berkarat. Harapannya ke depan, Indonesia akan terbebas dari baja-baja yang berkarat, sehingga membawa dampak terhadap produk yang awet, tahan lama. Indonesia sangat luas dan rawan bencana sehingga produk PT Tata Metal Lestari sangat cocok untuk membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana maupun rumah tetap di daerah-daerah yang rawan bencana. "Kebutuhan-kebutuhan baja ringan di dalam negeri akan kita upayakan untuk tetap terpenuhi," tuturnya.

Pabrik Tata Metal, merupakan perluasan usaha Tatalogam Group, yang telah 25 tahun memproduksi genteng metal dan baja ringan. Dengan total investasi sebesar Rp 1,5 triliun dan kapasitas produksi sebesar 225.000 ton per tahun, diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pasokan baja lapis di dalam negeri dan pembangunan infrastruktur dan konstruksi di Indonesia. Sementara itu, ‎Company Executive CN Steel Plant Engineering Co Ltd, Inoue Futoshi, merasa senang dengan peresmian pabrik produksi bahan baku baja ringan ini. "Kami sangat gembira dengan peresmian pabrik ini," tuturnya.

CN Steel Plant Engineering Co Ltd sebagai penyedia mesin dan menjaga kualitas produk agar mampu bersaing ke pasar internasional. PT Tata Metal beroperasi dengan mesin yang canggih dan modern. Dilengkapi teknologi Air Knife dan Continous Annealing Line berteknologi terdepan yang mampu memastikan uniformity dalam lapisan metal dan grade baja yang lebih baik. Fasilitas continuous coating line ini juga dilengkapi dengan dual pot untuk melakukan continous coating dengan molten metal lainnya.

Berstandar industri 4.0. Mesin produksi PT Tata Metal Lestari beroperasi secara otomatis, berbasis teknologi DNA (Device, Network, Application). Teknologi ini menjamin tingkat akurasi, kecepatan dan standar yang konsisten bagi semua produk yang dihasilkannya. Berbeda dengan pabrik sejenis lainnya, mesin PT Tata Metal Lestari mampu memproduksi hingga ketebalan 2,5 milimeter. Pendirian pabrik Tata Metal ini diyakini bakal mampu menjadi bagian dari rantai pasokan dalam negeri bahkan tingkat ASEAN, serta memberikan efek ganda bagi perekonomian Indonesia melalui peningkatan terhadap nilai tambah dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal, dan penerimaan negara dari ekspor. Industri baja di Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh dengan rata-rata 6 persen per tahun sampai tahun 2025. Hal ini dipicu oleh tingginya permintaan bahan baku untuk sektor konstruksi yang tumbuh 8,5 persen.

Direktur Industri Logam Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari, menambahkan‎ pembangunan rumah hunian dan infrastruktur masih memerlukan baja ringan. "Kebutuhan atap (genteng) baja ringan‎ dibutuhkan sekitar 1,5 juta ton per tahun, sementara suplai dari lima produsen di Indonesia baru bisa menghasilkan 1,2 juta ton per tahun. Jadi, masih ada kekurangan suplai," ujar Dini.

Dengan diresmikan PT Tata Metal Lestari ini dapat menopang kebutuhan baja ringan di dalam negeri dan terlebih lagi dapat masuk ke pasar internasional. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pabrik Baja Lapis Zinc Aluminium di Lippo Cikarang Diresmikan. Please share...!

Back To Top