BBJ Gandeng APEX Perluas Perdagangan CPO

Presiden DIrektur JFX Stephanus Paulus Lumintang bersama CEO APEX Eugene Zhu Yuchen menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Senin (18/11/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) menggandeng Bursa Berjangka Singapura, Asia Pasific Exchange (APEX) untuk memperluas perdagangan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, pada Senin (18/11/2019).

Presiden Direktur JFX, Stephanus Paulus Lumintang menyatakan, kerja sama dengan APEX diharapkan bisa memberikan manfaat bagi komunitas perdagangan berjangka Indonesia secara umum. "Kerja sama ini langkah awal kolaborasi dengan bursa luar negeri, yaitu APEX. Sebelumnya dengan Cambodian Derivatif Exchange. Kerja sama dengan APEX merupakan kolaborasi yang saling menguntungkan untuk menjaring investor luar negeri. "Kolaborasi ini fokus untuk transaksi multilateral," kata dia.

Sementara Chief Executive Officer APEX Eugene Zhu Yuchen mengungkapkan, kerja sama ini dapat menjadi penghubung antara pelaku usaha industri CPO Indonesia dengan konsumen terbesar APEX yaitu Tiongkok. Indonesia merupakan kunci produksi CPO di dunia, dan Singapura merupakan hub perdagangan internasional terbesar, sehingga keduanya dapat saling melengkapi. Dalam perdagangan di APEX, kontrak teraktif adalah kontrak berjangka CPO. Sejak bulan April, kontrak tersebut menunjukkan kenaikan, hingga mencapai 15.000 lot dengan rata-rata volume harian sekitar 23.000 kontrak. Kendati demikian dalam kerja sama ini tak menutup kemungkinan untuk komoditas yang lainnya. "Pastinya ada yang akan kita lakukan bersama, nota kesepahaman kita untuk semuanya dalam jangka panjang, bukan hanya satu produk komoditi," ungkap Eugene Zhu Yuchen.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tjahja Widayanti mengatakan, kerja sama dengan APEX merupakan momentum untuk meningkatkan kontrak berjangka komoditas CPO. "Momen paling baik, untuk meningkatkan kontrak-kontrak berjangka dari CPO, JFX sudah punya kontrak olein, karena APEX fokus di CPO mudah-mudahan bisa meningkatkan harga CPO," ungkap Tjahja Widayanti.

Senada dengan Tjahja, Direktur Utaman Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi menyatakan kerja sama antarkedua bursa ini, dapat dilanjutkan secara berkesinambungan, agar JFX dapat menjadi penentu acuan harga CPO secara global. "Kami menyambut baik kerja sama ini, semoga dapat menaikkan taransaksi multilateral dan perdagangan bursa komoditi di tanah air. Ke depannya semoga JFX bisa menjadi price reference harga CPO dunia," tandasnya. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading BBJ Gandeng APEX Perluas Perdagangan CPO. Please share...!

Back To Top