Perusahaan TIK Malaysia Rambah Pasar Indonesia

Matrade (Malaysia External Trade Development Corporation) Jakarta menggelar acara 'Briefing and Sharing Session in Conjunction with Mid Tier Market Immersion Program' di Jakarta, Selasa (26/11/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) asal Malaysia merambah pasar Indonesia, yang dinilai memiliki potensi cukup besar. Keberhasilan perusahaan tersebut memasuki pasar Indonesia tak lepas dari program Mid Tier Market Immersion Mission yang digagas oleh Matrade (Malaysia External Trade Development Corporation) Jakarta.

Trade Commisioner Kedutaan Besar Kerajaan Malaysia, Harman Ahmad, mengatakan, Matrade merupakan agensi promosi perdagangan Malaysia yang berperan memfasilitasi perusahaan-perusahaan Malaysia untuk mengakses pasar global. Program kerja Matrade antara lain mengorganisir riset pasar, konsultasi perdagangan, dan promosi ekspor. "Bagi perusahaan-perusahaan Malaysia, Indonesia adalah pasar terpenting di Asia Tenggara. Melalui program ini kami ingin mendorong kerja sama yang saling menguntungkan kedua pihak,” ujar Harman Ahmad, dalam ketrrangan tertulisnya, Rabu (27/11/2019).

Dalam acara Briefing and Sharing Session in Conjunction with Mid Tier Market Immersion Program, dua perusahaan Malaysia yaitu IX Telecom, dan Nexagate, telah menyepakati kerja sama dengan beberapa pihak di Indonesia. IX Telecom menanda tangani nota kesepahaman dengan tiga perusahaan sekaligus, yaitu Indosat Ooredoo, PT Interlink, dan Fiberstar. "Kerja sama ini menjadi momen penting untuk akselerasi ekspansi kami di Indonesia. Kami juga berterima kasih kepada MATRADE yang turut membantu mewujudkan kerja sama ini," ujar CEO dan Founder IX Telecom, Ts Noor Helmi.

Perusahaan berikutnya, yaitu Nexagate Sdn Bhd, menanda tangani nota kesepahaman dengan RKI (Rumah Koperasi Indonesia). "Nexagate telah berpengalaman menyediakan sistem keamanan siber, dan membangun ekosistem digital," terang Founder Nexagate, Khairil Effendy Dato' Ahmad Dhman Huri.

Presiden RKI, Insanial Burhamzah, menambahkan, Rumah Koperasi Indonesia merupakan lembaga yang menaungi jutaan koperasi di Indonesia. "Dengan perkembangan teknologi, serta unit usaha koperasi yang semakin bervariasi, penggunaan teknologi informasi tak terelakkan. Kita memasuki masa siber, sementara itu tidak ada pihak yang aman dari serangan siber, karena itu dibutuhkan sistem keamanan siber yang baik," jelas Insanial Burhamzah.

Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Malaysia untuk Indonesia, Yang Mulia Datuk Zainal Abidin Bakar, mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat atas terjalinnya kerja sama antara perusahaan Malaysia dengan Indonesia. "Kerja sama ini menjadi bukti terjalinnya hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dengan Malaysia," tandas Datuk Zainal Abidin Bakar. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Perusahaan TIK Malaysia Rambah Pasar Indonesia. Please share...!

Back To Top