Amar Bank Salurkan Kredit ke 55.000 UMKM

Direktur Operasional Amar Bank, Tuk Yulianto (kiri) saat menerima penghargaan untuk Bank Amar sebagai Bank Berkinerja Sangat Prima dalam Pembiayaan UMKM kategori Bank Buku 1


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Amar Bank melalui aplikasi Kredit Tanpa Agunan (KTA) digital, Tunaiku, hingga akhir Oktober 2019 lalu telah menyalurkan kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kepada lebih dari 55.000 UMKM atau setara 30 persen dari total portofolio kredit bank yang berkantor pusat di Surabaya itu. Rencananya, Amar Bank akan memprioritaskan UMKM sebagai kegiatan usaha berkelanjutan.

Direktur Operasional Amar Bank, Tuk Yulianto mengatakan, pihaknya telah menerapkan keuangan berkelanjutan melalui penyaluran kredit UMKM yang meningkat hingga 310 persen sampai akhir Juli 2019 (year on year/yoy). Capaian itu menjadikan Bank Amar belum lama diganjar predikat sebagai Bank Berkinerja Sangat Prima dalam Pembiayaan UMKM kategori Bank BUKU 1, dengan aset Rp1 triliun sampai Rp2,5 triliun. "Ini merupakan bentuk kontribusi nyata Amar Bank terhadap pembangunan, karena bagi kami peran bank bukan hanya sekadar lembaga bisnis, tapi juga sebagai agent of change, yang memiliki misi untuk memberikan perubahan sosial dalam bentuk pemberdayaan nasabah UMKM. Karena UMKM merupakan tulang punggung perekonomian negara," ujar Tuk Yulianto, di Surabaya, Selasa (10/12/2019).

Lebih lanjut, Yulianto menyatakan, keberhasilan Bank Amar menyalurkan kredit melalui produk unggulan Tunaiku, juga menunjukkan strategi yang tepat di era digitalisasi saat ini. "Pertumbuhan positif ini juga menunjukan akselerasi strategi kami di bidang perkreditan sudah sesuai dengan kondisi perkembangan pasar bisnis perbankan. Perbankan saat ini mengarah kepada digitalisasi di tengah pemberian kredit UMKM yang masih konvensional," ujar Yulianto.

Mengutip data dari Mckinsey, Unlocking Indonesia’s Digital Opportunity dan Deloitte Access Economics, SMEs powering Indonesia's success, penggunaan teknologi digital di Indonesia memberi dampak ekonomi yang signifikan, termasuk menciptakan 3,7 juta lapangan pekerjaan tambahan pada tahun 2025. Tidak hanya itu, penggunaan teknologi digital juga mampu menghasilkan pertumbuhan pendapatan hingga 80 persen lebih tinggi bagi pelaku UMKM. UMKM juga merupakan tulang punggung perekonomian nasional, karena lebih dari 90 persen pelaku usaha di Indonesia masuk dalam kategori sektor UMKM. "Oleh karena itu, ke depan kami akan tetap prioritaskan UMKM dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan," tandas Yulianto. (pr)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Amar Bank Salurkan Kredit ke 55.000 UMKM. Please share...!

Back To Top