BPJamsostek Genjot Kepesertaan Jasa Konstruksi

Direktur Kepesertaan BPJamsostek, Endah Ilyas Lubis (kedua dari kiri) dan Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Kempupera, Syarif Burhanuddin (ketiga dari kiri) foto bersama seusai tanda tangan kerja sama, di Jakarta, Rabu (11/12/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terkait sinergi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan tenaga kerja konstruksi. Kerja sama tersebut tertulis dalam Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJamsostek, Endah Ilyas Lubis dan Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Syarif Burhanuddin, di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Hingga saat ini pemerintah masih fokus dalam melakukan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut secara tidak langsung menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya di bidang jasa konstruksi. BPJamsostek sebagai badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki tugas untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja tersebut.

“Pekerja di bidang jasa konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang sangat tinggi, oleh karena itu melalui kerja sama ini kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, agar aman dan nyaman saat bekerja, sehingga produktifitas meningkat dan kualitasnya selalu terjaga,” jelas Ilyas.

Dalam perjanjian tersebut kedua belah pihak sepakat untuk melakukan sosialisasi dan edukasi terkait jaminan sosial ketenagakerjaan dan penyebarluasan norma, standar, peraturan, dan kriteria terkait jasa konstruksi kepada pemberi kerja atau badan usaha, dan tenaga kerja konstruksi. Selain itu BPJamsostek dan Kempupera akan bersama-sama memastikan seluruh proyek konstruksi dibawah lingkup Kementerian PUPR untuk diikutsertakan dalam program perlindungan dari BPJamsostek.

Tidak hanya berhenti di situ, keduanya juga akan melakukan harmonisasi regulasi dan data untuk meningkatkan kepatuhan para pemberi kerja di bidang jasa konstruksi untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya. Sampai dengan bulan November 2019, jumlah tenaga kerja di sektor jasa konstruksi yang terdaftar di BPJamsostek adalah sebesar 11.160.944 orang atau meningkat 12,69% dari tahun sebelumnya. Angka tersebut diharapkan terus bertambah, seiring dengan kesadaran para pekerja tentang perlindungan jaminan sosial. "Kerja sama ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan seluruh pekerja, khususnya di sektor jasa konstruksi, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan produktifitas dan pendapatan negara," tutup Ilyas. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading BPJamsostek Genjot Kepesertaan Jasa Konstruksi. Please share...!

Back To Top