Inarno Djajadi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung KP BEI Jatim

Seremonial peresmian peletakan batu pertama pembangunan gedung baru kantor perwakilan BEI Jatim di Surabaya, Senin (6/1/2020)


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai pembangunan gedung baru yang akan digunakan sebagai kantor perwakilan (KP) BEI untuk Jawa Timur. Gedung lima lantai di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya ini ditargetkan selesai akhir tahun ini. Gedung ini diharapkan bisa memperluas sekaligus menambah jumlah investor lokal serta emiten baru di Jatim dan Indonesia timur. Pembangunan gedung baru KP BEI di Jatim itu ditandai peletakan batu pertama oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, yang didampingi anggota DPR Komisi XI Indah Kumia dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR4 Jatim Heru Cahyono, Senin (6/1/2020).

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, potensi pengembangan pasar saham di Jawa Timur cukup besar, yakni menempati posisi kedua setelah Jakarta. Dalam perkembangannya, potensi yang dimiliki oleh Jatim itu tidak hanya terbatas di wilayah Jatim, namun juga meluas hingga Bali, Nusa Tenggara dan Papua. “Potensi pasar saham di Jatim ini harus diapresiasi dan kehadiran gedung perwakilan di Jatim ini adalah bagian dari komitmen BEI akan potensi pasar saham yang luar biasa di Jatim itu," kata Inarno Djajadi saat acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru KP BEI di Surabaya, Senin (6/1/2020).

Potensi pasar saham di Jatim terlihat dari jumlah anggota bursa (AB), investor, emiten dan galeri investasi. Saat ini di Jatim terdapat 59 AB yang tersebar di beberapa kota, yakni 40 AB di Surabaya, 15 AB di Malang, dan 1 AB masing-masing di Kediri, Jember, Situbondo dan Blitar. Lalu, ada 36 emiten yang berlokasi di Jatim. Sementara jumlah investor di Jatim per November 2019 mencapai 137.816 Single Investor Identification (SID). Terdapat 6O Galeri Investasi BEI, termasuk 6 Galeri Investasi Syariah BEI yang tersebar di berbagai kota di Jatim yang turut memudahkan masyarakat mengakses informasi seputar pasar modal. “Seiring dengan hadirnya gedung baru, perkembangan pasar modal di Jatim akan terus tumbuh. Jumlah investor dan jumlah emiten akan terus bertambah,” ujar Inarno Djajadi.

Nantinya, lanjut Inarno, peran gedung KP BEI di Jawa Timur ini akan lebih banyak. Tidak terbatas pada perusahaan yang akan go public, namun juga menarik dan mendatangkan investor. Selain itu, kehadiran gedung baru itu juga sebagai langkah untuk merespons keinginan Presiden Joko Widodo pada saat pembukaan pasar saham 2020 di Jakarta, yang menginginkan penambahan investor lokal. "Saat ini jumlah investor lokal terus bertambah. Meski asing masih di atas 50 persen, namun lokal sudah mendekati di angka 45 persen. Bahkan untuk transaksi harian lokal telah mencapai 65 persen dan mendominasi pasar saham," kata Inarno Djajadi.

Gedung perwakilan BEI di Jatim itu adalah gedung ke-5 yang dimiliki BEI dan merupakan gedung BEI pertama yang dibangun mulai dari awal. Gedung dengan 5 lantai itu berdiri di lahan seluas 558 meter persegi, dan rencananya pembangunannya akan memakan waktu 11 bulan. Selama proses pembangunan gedung tersebut, operasional kantor perwakilan BEI Jatim masih berada di Jl. Taman Ade Irma Suryani Nasution No. 21 Surabaya. (dri)
Labels: berita bei, inarno djajadi lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kp bei jatim, indonesiaterkini.com

Thanks for reading Inarno Djajadi Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung KP BEI Jatim. Please share...!

Back To Top