Manulife Perkuat Layanan Digital

General Manager Agency Manulife Indonesia John Curtis, Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland, Direktur dan Chief Operating Officer Manulife Indonesia Hans de Waal, Head of Center of Excellence Manulife Indonesia Oke Pitrajayakusuma, dan Chief Agency Officer Manulife Indonesia Jeffrey Kie (dari kiri ke kanan) berbincang-bincang di sela-sela peluncurkan produk layanan nasabah e-POS, di Jakarta, Kamis 9 Januari 2020


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) membuka tahun 2020 dengan memperkuat layanan digital dengan menghadirkan tiga layanan untuk memberi kemudahan bagi nasabah dan tenaga pemasaran. Diyakini, penguatan di layanan bisnis digital itu akan meningkatkan kinerja perusahaan, termasuk dalam meningkatkan penjualan produk asuransi Manulife Indonesia ke masyarakat.

“Inovasi di teknologi digital ini termasuk saluran baru pembayaran premi, mengubah tampilan notifikasi surat koresponden kepada para nasabah, termasuk juga melengkapi para tenaga pemasar dengan aplikasi digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan respons yang cepat, tepat, dan real-time,” ujar Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia Ryan Charland saat peluncuran aplikasi di sela-sela kegiatan “Agent Manulife - Kick Off 2020” di Jakarta, Kamis (9/1/2020.

Ia mengaku bergembira memasuki usia 35 tahun Manulife di Indonesia, bisa menghadirkan tiga layanan yang baik untuk nasabah dan tenaga pemasar. Tiga layanan itu adalah online payment, e-POS, dan MiLearn. Online Payment atau pembayaran daring diperuntukkan untuk memudahkan para nasabah. Melalui layanan ini, kata Charland, nasabah cukup klik dengan ujung jari pada link yang tersedia dan melakukan pembayaran. "Ini memberikan kemudahan buat nasabah dalam melakukan pembayaran premi sehingga memastikan proteksi mereka tetap berlangsung. Online payment ini melengkapi metode pembayaran yang tersedia di Manulife Indonesia seperti kartu kredit, transfer, maupun autodebit,” kata Charland.

Selain itu, tambah dia, Manulife Indonesia juga meluncurkan dua aplikasi untuk mendukung kinerja tenaga pemasar yakni e-POS dan MiLearn. Lewat aplikasi e-POS, agen dapat sepenuhnya submit bisnis-bisnis baru secara digital. Semua dokumen persyaratan pembukaan polis, termasuk tanda tangan calon nasabah, semuanya dilakukan via gadget, tanpa mengisi secara manual di formulir kertas. Selain mempercepat waktu proses pembuatan polis dari berhari-hari menjadi cukup beberapa menit saja, aplikasi ini juga mengurangi penggunaan kertas.

Manulife Indonesia juga menghadirkan aplikasi MiLearn atau aplikasi untuk pelatihan digital. MiLearn berguna untuk tenaga pemasar baik agen maupun financial specialist. (ym)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Manulife Perkuat Layanan Digital. Please share...!

Back To Top