Penerapan dan Kontribusi Hino Terhadap Penerapan B30

Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menyambut baik program pemerintah untuk penggunaan bahan bakar biodiesel sebesar 30% atau B30. Hino bahkan sudah melakukan 2 jenis tes untuk untuk B30, yakni emission test dan durability test. Pengetesan tersebut dilakukan pada mesin Euro 2 dan mesin Euro 4 yang akan dipakai pada 2021 mendatang. Tes dilakukan Hino di Indonesia dan Jepang, dan bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintah.

Uji mesin Hino dilakukan di laboratorium dengan kondisi beban dan daya maksimum pada putaran mesin 2.500 rpm, selama 400 jam atau setara 40.000 km pada pemakaian maksimum. Meski uji coba dilakukan di laboratorium, Hino menyebut uji tersebut menggambarkan kondisi kendaraan dipacu dalam kondisi ekstrem melebihi keadaan sesungguhnya di lapangan. Sehingga parameter mesin dapat diuji secara ilmiah dan didapat hasil lebih akurat.

Adapun parameter yang diuji antara lain daya, torsi, konsumsi BBM, dan dampak terhadap komponen. Berdasarkan hasil uji coba tersebut, Hino mengatakan sudah melakukan penyesuaian spesifikasi kendaraan yang sesuai karakteristik bahan bakar biodiesel, sehingga potensi terhadap dampak atau pengaruh yang timbul pada saat penggunaan B30 dapat diminimalisasi.

"Dengan penggunaan bahan bakar B30 diharapkan pengusaha maupun pengemudi truk melakukan kontrol dan perawatan lebih rutin. Ini dibutuhkan untuk mencegah atau meminimalisasi penyumbatan filter, sehingga kondisi kendaraan tetap terjaga dan bisnis dapat terus berjalan," ujar Direktur Penjualan dan Promosi HMSI Santika Wardoyo, di Jakarta, Kamis (23/1/2020). (dri)
Labels: berita hino, indonesiaterkini.com, persiapan dan kontribusi hino terhadap penerapan b30

Thanks for reading Penerapan dan Kontribusi Hino Terhadap Penerapan B30. Please share...!

Back To Top