Tahun 2020, LPDB Sasar 70% Koperasi Produktif

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo (kiri) berbicara dalam acara pertemuan dengan wartawan di kantornya di Jakarta, Selasa (28/1/2020)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan penyaluran pinjaman/pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp 1,85 triliun yakni 70% ke koperasi sektor riil (produktif) dan 30% ke koperasi simpan pinjam (KSP).

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan, fokus penyaluran 100% ke koperasi merupakan upaya mendukung program Kementerian Koperasi dan UKM yakni modernisasi koperasi. "Dalam upaya modernisasi dan berbasis teknologi, tahun ini ditargetkan terwujud koperasi modern sebanyak 25 unit," ujarnya, Selasa (28/1/2020).

Hal ini dilakukan melalui strategi kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM, yakni pengembangan koperasi dan UMKM yang dilakukan melalui pendekatan komunitas atau klaster berdasarkan sentra produksi komunitas dan wilayah, prioritas pemberdayaan koperasi dan UMKM pada sektor riil (produksi) yang berorientasi ekspor dan substitusi impor. Selain itu, metode kemitraan dilakukan melalui pemberdayaan lintas sektoral, dan melibatkan pihak ketiga. Pemberdayaan UMKM juga dilakukan secara variatif sesuai dengan karakteristik dan level UMKM.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, LPDB-KUMKM menerapkan strategi penguatan tata kelola yakni governance, risk, and compliance. Di antaranya, pengembangan teknologi dan data koperasi, penguatan sumber daya manusia (SDM), inovasi produk dan proses, serta penguatan sinergitas antar lembaga. Pengembangan teknologi dan data koperasi diterapkan melalui core micro financial system (CMFS), kolaborasi dengan stakeholder dan shareholder, serta pengembangan data koperasi. Pengembangan SDM dilakukan melalui implementasi kinerja berbasis kompetensi dan pengembangan talent management.

Di samping itu, inovasi produk dan proses dilakukan melalui pengembangan produk sesuai kebutuhan koperasi dan penyerderhanaan proses dengan digitalisasi. Sementara, langkah penguatan sinergitas antar lembaga diterapkan melalui program pendampingan koperasi dengan dinas koperasi, perguruan tinggi, lembaga penjamin, asosiasi, e-commerce dan kementerian/lembaga lainnya. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Tahun 2020, LPDB Sasar 70% Koperasi Produktif. Please share...!

Back To Top