Galaxy Targetkan Penjualan Tumbuh 25%

CEO Galaxy Kennard Nugraha (tengah) bersama Founder Galaxy Fenny Gunawan (kiri) dan CFO Galaxy Veronica Sutantio pada acara Galaxy 2.0 Annual Awarding Night 2020 di Surabaya, Kamis (6/2/2020)


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan agen properti, Galaxy, menargetkan omzet penjualan tahun ini akan bertumbuh 25 persen dibanding penjualan tahun lalu. Target itu diyakini akan tercapai seiring banyaknya pengembang yang gencarnya membuka proyek baru serta rendahnya suku bunga kredit perbankan.

CEO Galaxy, Kennard Nugraha mengatakan, tahun ini memang tantangan cukup berat, selain karena persaingan di pasar yang ketat, juga kondisi ekonomi global. "Namun kami optimistis bahwa kinerja akan tetap tumbuh karena banyak proyek baru yang diluncurkan oleh para pengembang. Kami menargetkan omzet penjualan akan bertumbuh 25 persen hingga akhir tahun 2020 ini dibanding pencapaian tahun lalu," ujar Kennard di sela acara Galaxy 2.0 Annual Awarding Night 2020, di Surabaya, Kamis (6/2/2020).

Kennard menyatakan, untuk mencapai target pertumbuhan penjualan tersebut, pihaknya juga gencar merekrut agen pemasaran di tahun ini. "Kami fokus pada sistem dan penguatan tenaga pemasaran,” tandasnya.

Menurut Kennard, peran agen sangat penting dalam pencapan kinerja. Tahun lalu meski kondisi pasar properti di tanah air melambat, namun pihaknya sukses mencatatkan kinerja positif, dimana penjualan properti baru (primary) naik 10 persen, sedang penjualan properti sekunder tumbuh 20 persen. "Tahun lalu juga ada penambahan 300 agen baru serta 6 kantor baru. Ini yang juga ikut memberi andil besar bagi peningkatan penjualan Galaxy. Sehingga saat ini jumlah agen kami mencapai 1.000 orang," ungkap Kennard.

Kennard menjelaskan, pihaknya tahun ini menargetkan bisa menambah paling tidak 500 agen baru dan membuka 3 hingga 10 kantor baru, dengan sistem baru yang disebut sebagai business ownership. Saat ini, Galaxy memiliki 21 kantor yang tersebar di Surabaya, Jakarta, Malang, dan Bali. "Kami punya program business ownership yakni konsep menciptakan agen untuk bisa mendirikan kantor sendiri di co-office Galaxy tanpa perlu membuka atau menyewa ruko yang kita tahu sangat mahal untuk biaya sewa. Dengan konsep ini kami mendorong Galaxians (sebutan untuk property consultant) untuk sama-sama berkembang,” kata Kennard.

Menurut Kennard, dengan sistem business ownership memungkinkan konsultan properti untuk memiliki kantor sendiri bahkan memberikan pedampingan dan pembinaan agar menjalankan bisnis properti sesuai dengan jalurnya. Tahun lalu, Galaxy berhasil membuka 3 kantor internal dengan sistem business ownership tersebut. "Tentu untuk mengikuti program ini ada syaratnya yakni harus memiliki omzet dengan jumlah tertentu dan mampu merekrut serta membina timnya," tandas Kennard. (pr)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Galaxy Targetkan Penjualan Tumbuh 25%. Please share...!

Back To Top