IPO, Esta Multi Bidik Dana dari Bursa Rp31,25 Miliar

Jajaran direksi PT Esta Multi Usaha Tbk dan penjamin emisi saat paparan publik IPO perseroan di Jakarta, Selasa (18/2/2020)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan properti dan rental kendaraan, PT Esta Multi Usaha Tbk berencana melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) dengan melepas masksimal 250.000.000 lembar saham biasa atau 36,77 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga IPO Rp 115 sampai Rp 125 per saham, perusahaan akan memperoleh dana sekitar segar Rp 28,75 miliar hingga Rp 31,25 miliar.

"Dana IPO untuk ekspansi usaha," kata Direktur Utama Esta Multi Usaha, Lukman Nelam dalam paparan publik IPO perseroan di Jakarta, Selasa (18/2/2020)

Lukman Nelam menjelaskan, dana IPO sekitar 31,46 persen akan digunakan untuk pembangunan hotel di Gorontalo. Sekitar 19,42 persen sebagai uang muka pembelian kendaraan yang akan disewakan dan sisanya sekitar 49,12 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Investasi hotel sekitar 80 kamar di Gorontalo itu sekitar Rp 20 miliar. Saat ini perseroan tengah memfinalisasi proses administrasi dan konstruksi. "Diharapkan pembangunnya rampung pada 2020," kata Lukman Nelam.

Saat ini PT Esta Multi Usaha Tbk memiliki Hotel 88 di Bekasi dan beberapa properti komersial yang tersebar di 18 lokasi di seluruh Indonesia. Selain itu EMU juga memiliki usaha penyewaan kendaraan. EMU merupakan bagian dari grup Esta Corporation yang bergerak mulai dari jasa keuangan, properti dan perdagangan. Untuk segmen penyewaan mobil, saat ini perseroan sudah melayani pelanggan korporat di sekitar enam provinsi di antaranya Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan. "Per Januari kami memiiki aset kendaraan sebanyak 33 mobil," kata Lukman Nelam.

Dia mengatakan, perseroan pada 2020 menargetkan pendapatan usaha naik menjadi Rp 7 miliar dari 2019 sebesar Rp 5 miliar. Dalam aksi korporasi ini, PT Esta Multi Usaha menunjuk PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai pelaksana emisi IPO. Sebagai informasi, rencana masa penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung mulai 18-24 Februari 2020. Jika pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dikantongi pada 28 Februari 2020, maka masa penawaran dilaksanakan pada 3 Maret 2020 dan diharapkan saham perusahaan dapat tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 Maret. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading IPO, Esta Multi Bidik Dana dari Bursa Rp31,25 Miliar. Please share...!

Back To Top