MPASI Berperan Cegah Anak Stunting

PT Hassana Boga Sejahtera meluncurkan produk makanan pendamping ASI atau MPASI dengan merk Nayz, di Jakarta, Selasa (25/2/2020)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, saat ini Indonesia masih mengalami situasi ganda (double burden), yaitu anak bertubuh pendek atau stunting mencapai 30,8 persen. Faktor tersebut terjadi karena masih banyak anak mengalami malnutrisi. Di sinilah pentingnya peran makanan pendamping ASI (MPASI) pada periode emas atau 1.000 Hari Pertumbuhan Anak. PT Hassana Boga Sejahtera membuat gebrakan dengan meluncurkan produk makanan pendamping ASI atau MPASI organik pertama di Indonesia, dengan merek Nayz. Mengusung konsep homemade atau rumahan, Nayz ingin dikenal sebagai pelopor dalam makanan pendamping ASI non instan dalam bentuk bubur bayi.

Founder dan CEO PT Hassana Boga Sejahtera, Lutfiel Hakim, menjelaskan, komposisi MPASI bubur bayi Nayz dirancang secara khusus, dengan bahan dasar yang berkualitas. "Bahan dasar produk bubur bayi Nayz merupakan bahan organik yang bebas pestisida. Semua bahan ini, telah mengantongi sertifikat organik yang terakreditasi secara nasional," jelas Lutfiel Hakim, di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Lutfiel Hakim menjelaskan, keunggulan dan perbedaan produk MPASI Nayz dengan merek lain adalah, bahan dasarnya yang menggunakan beras asli yang utuh, dan diperkaya campuran sayuran hijau seperti brokoli, wortel, buncis dan lainnnya, sebagai protein nabati dan ikan sebagai protein hewani. "MPASI homemade menjadi tren yang banyak sekali dilakukan para ibu dengan balita yang masih membutuhkan makanan pendamping. Sementara, organik merupakan pilihan gaya hidup kekinian yang selaras dengan alam," jelas Lutfiel Hakim.

Menurut Lutfiel, pihaknya merasa bangga karena Nayz merupakan produk MPASI homemade dan organik yang pertama di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. "Ini adalah karunia dari alam Indonesia, yang semua bahannya mulai dari beras putih dan merah, sayuran hijau, ikan dan daging, semua tersedia di negeri kita ini," kata Lutfiel Hakim.

Luthfiel menambahkan, MPASI diberikan saat usia anak menginjak 6 bulan, saat ASI eksklusif sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi (kalori), vitamin, dan mineral yang bertambah seiring pertumbuhan si kecil. "Pada periode pengenalan MPASI, menu makanan harus memerhatikan tekstur, rasa, frekuensi, dan porsi yang sesuai dengan tahapan usia anak, karena rasa dan tekstur menu MPASI membantu melatih kepekaan indera pengecap anak dan mendukung stimulasi indera lainnya," jelas Luthfiel. (ym)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading MPASI Berperan Cegah Anak Stunting. Please share...!

Back To Top