Relaksasi Properti dan Konsep TOD Dorong Penjualan Transpark Bekasi

Acara topping off (penutupan atap) phase 3 Ruby Tower di lokasi proyek Transpark Juanda Bekasi, Jumat (6/3/2020)


BEKASI (IndonesiaTerkini.com)- Penjualan apartemen superblok Transpark Juanda Bekasi laris manis. Bahkan untuk tower pertama dan kedua sudah hampir habis. Hal ini tek lepas dari relaksasi kebijakan pemerintah di sektor properti dan konsep transit oriented development (TOD) yang diusung mix-use property ini.

"Sejak diluncurkan pada publik 2017, penjualannya cukup bagus, untuk tower pertama yakni Jade Tower bisa saya katakan sudah sold out," kata Direktur Marketing PT Transpark Properti Fransiskus Afong di sela topping off (penutupan atap) phase 3 Ruby Tower di lokasi proyek Bekasi, Jumat (6/3/2020).

Sementara untuk tower kedua yakni Saphire Tower penjualannya sudah 90 persen. Sedangkan Ruby Tower yang hari ini dilakukan topping off sudah terjual 80 persen. Menurutnya, Ruby Tower adalah tower terakhir yang ditawarkan untuk konsumen ritel. Khusus Emerald Tower yang saat ini penjualannya mencapai 40 persen kata dia, diperuntukkan bagi konsumen korporat. Setiap tower rata-rata memiliki 700-800 unit. Namun untuk Emerald Tower ada sekitar 1.400 unit karena bentuknya huruf U. Untuk memudahkan penghuni ke unit, setiap tower dilengkapi lift yang cukup banyak. "Jadi meski jumlah unitnya banyak, namun kami tetap mengedepankan kenyamanan penghuni," kata Fransiskus.

Fransiskus mengungkapkan, tingginya permintaan apartemen di Transpark Bekasi tak lepas dari sejumlah relaksasi pemerintah di sektor properti seperti tenor kredit pemilikan apartemen (KPA) yang lebih lama hingga 25 tahun serta penurunan uang muka yakni hanya 15 persen. Hal ini ditunjang kebijakan yang mendukung kawasan TOD. "Hunian di TOD rata-rata tumbuh 20 persen per tahun dalam lima tahun terakhir," kata Fransiskus.

Selain itu, moncernya penjualan Transpark Juanda Bekasi juga didukung konsep TOD yang diusung. Lokasi dan akses terbaik yang terhubung langsung dengan light rail transit (LRT), commuter line, Halte TransJakarta, Tol Bekasi Timur, Tol Becakayu, Tol Bekasi Barat, Railink (KA Bandara), Stasiun Bekasi Timur, dan mass rapid transit (MRT) menjadi keunggulan Transpark Juanda. Superblok terintegrasi ini memiliki beragam fasilitas seperti Trans Studio, Transpark Mall, supermarket, cinema, waterpark, sky garden, sport center, perkantoran dan hotel berbintang. Sedangkan di sekitar kawasan, Transpark Juanda dikelilingi oleh beragam sarana dan prasarana seperti infrastruktur yang memadai, fasilitas kesehatan dan fasilitas pendidikan. "Untuk penyerahan unit tower pertama akan dilakukan pada akhir tahun 2020 secara bertahap hingga Maret 2021," kata Fransiskus. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Relaksasi Properti dan Konsep TOD Dorong Penjualan Transpark Bekasi. Please share...!

Back To Top