Semen Indonesia Catat Volume Penjualan 42,6 Juta Ton

Direktur utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso saat memperkenalkan logo baru di Jakarta, Selasa (11/2/2020). Pengantian logo merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk membangum kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sepanjang tahun 2019 secara konsolidasi mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 42,6 juta ton, termasuk penjualan dari Thang Long Cement (TLCC) Vietnam.

"Volume penjualan tersebut naik 28,5% dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar 33,2 ton," sebut Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2020).

Sedangkan penjualan domestik SIG tahun 2019, di Indonesia meningkat 32,5% menjadi 36,3 juta ton meskipun permintaan di pasar semen domestik hanya tumbuh 0,3%. Sementara penjualan regional yaitu penjualan dari Vietnam dan ekspor meningkat 9,1% dari tahun sebelumnya menjadi 6,3 juta ton. Pendapatan pun tercatat Rp 40,36 triliun, naik 31,5% dibanding tahun 2018 sebesar Rp 30.68 triliun. Sementara, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2.39 triliun atau turun 23,2% dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 karena peningkatan beban keuangan dalam proses akuisisi SBI. Alhasil, laba per saham dasar tercatat Rp 403, turun 22,3% dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 519.

Perseroan, sambungnya telah melakukan berbagai langkah untuk efisiensi beban keuangan, diantaranya dengan melakukan pembayaran atau pelunasan pinjaman sebesar Rp 1,4 triliun selama tahun 2019. Selain itu, juga telah melakukan refinancing atas pinjamannya di tahun 2019 sehingga memperoleh tingkat bunga yang lebih kompetitif. Langkah perseroan ini diharapkan dapat menurunkan beban keuangan. Adapun, beban pokok pendapatan tercatat Rp 27.65 triliun, naik 29,5% dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 21,35 triliun. Namun, perseroan mampu menjaga kinerja dengan mencatatkan EBITDA margin sebesar 21,5% atau meningkat 0,1% dari tahun sebelumnya. “Pertumbuhan EBITDA margin ini berasal dari berbagai inisiatif strategis yang dilakukan perseroan, mulai dari integrasi Solusi Bangun Indonesia (SBI), optimalisasi fungsi strategis di bidang marketing, supply chain, procurement, dan berbagai langkah cost transformation perseroan," ujar Hendi. (ym)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Semen Indonesia Catat Volume Penjualan 42,6 Juta Ton. Please share...!

Back To Top