Pelaku Industri Komitmen Dukung Pemberlakuan IMEI

Pemberlakuan kebijakan validasi IMEI (international mobile equipment identification) di Indonesia pada 18 April 2020 mendatang disambut gembira pada pemain industri ponsel pintar lokal


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Kebijakan validasi IMEI yang diteken tiga menteri, Kominfo, Perdagangan dan Perindustrian pada 18 Oktober 2019 hanya tinggal menghitung hari. Menurut rencana, aturan tersebut akan diberlakukan pada 18 April 2020. Pemerintah dan ekosistem industri sepakat dengan skema white list untuk memblokir ponsel selundupan atau black market (BM) yang diaktifkan setelah tanggal 18 April 2020.

Presiden Direktur Smartfren Telecom yang juga Wakil Ketua ATSI, Merza Fachys, menyatakan kesiapan terhadap pemberlakukan validasi IMEI. "Bagi kami, pelaku industri mendukung penuh terhadap kebijakan yang akan diterapkan oleh pemerintah. Karena kita sadari bahwa kita sudah terlalu lama hidup dengan cara memberikan kesempatan barang-barang ilegal tersebut," ujar Merza Fachys dalam talkshow online yang digelar oleh Indonesia Technology Forum (ITF), di Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Merza mengatakan, satu prinsip yang dari awal dipegang oleh pelaku industri adalah kebijakan ini harus betul-betul melindungi konsumen tanpa satu hal yang memberatkan. "Sekarang ini ada sekitar 280 juta pengguna handphone yang saat ini aktif. Maka kebijakan ini ketika diberlakukan tidak boleh ada satu dampak apapun terhadap mereka yang sudah aktif dari sejak sebelum peraturan ini ada. Ini prinsip yang sama-sama kita sepakati,” ungkap Merza. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Pelaku Industri Komitmen Dukung Pemberlakuan IMEI. Please share...!

Back To Top