Waspada! Tisu dan Masker Bekas Jangan Buang Sembarangan

Ilustrasi (Foto: istimewa)


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Akhir-akhir ini masyarakat disibukkan dengan merebaknya Virus Corona atau Covid-19 yang kian hari makin banyak memakan korban. Di berbagai belahan dunia, ribuan nyawa manusia harus hilang akibat pandemi Covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan oleh mayoritas masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Seperti upaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menggunakan masker, physical distancing, mengkonsumsi rempah, vitamin, dan lain sebagainya. Namun, masih terdapat hal yang seringkali dilupakan oleh masyarakat, yakni pengolahan tisu dan masker yang baik. Salah satu media cetak nasional menyebut, tisu, masker, dan dispossable cloth telah digunakan sebagai alat kesehatan untuk penanganan pasien Covid 19. Barang-barang ini merupakan limbah medis yang infeksius. Maka, dalam pengolahannya harus dipisahkan dan disimpan setidaknya selama 72 jam atau 3 hari. Baru dapat dibuang di tempat sampah.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) Prof. Soedjajadi Keman, dr., MS., Ph.D., mengatakan bahwa cara tersebut tidaklah efektif. Seharusnya limbah medis untuk penanganan Covid-19 harus dilakukan desinfeksi terlebih dahulu sebelum akhirnya dibuang. “Limbah medis seperti masker kalau mau dibuang harus didesinfeksi dulu biar tidak menular pada yang ngangkut sampah atau orang disekitarnya,” ungkap Prof Soedjajadi ketika memberikan materi Pengolahan Limbah Medis Rumah Sakit di kuliah online mahasiswa minat Kesehatan Lingkungan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/4/2020).

Pihaknya melanjutkan, masker bekas pakai sebaiknya direndam selama sekitar 10 menit pada cairan desinfektan, seperti cairan klorin, karbol, lysol, detol, atau yang lainnya. Kemudian, bisa dicuci menggunakan sabun atau deterjen, dan dijemur. Setelah itu, masker bisa disetrika kemudian digunakan kembali. Untuk masker sekali pakai, setelah dilakukan proses desinfeksi bisa langsung dibuang di lingkungan karena sudah aman dari mikroorganisme. "Setelah dilakukan desinfeksi, sampah tersebut bisa dibuang dengan aman seperti sampah domestik lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof Soedjajadi mengatakan, lebih baik sampah melalui proses desinfeksi terlebih dahulu. Tidak disimpan lalu dibuang. Sebab sejatinya, virus dapat bertahan hidup pada benda atau permukaan selama beberapa hari. Sehingga, agar lebih efektif, masyarakat diimbau untuk mencuci masker bekas pakai setelah menggunakannya. (pr)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading Waspada! Tisu dan Masker Bekas Jangan Buang Sembarangan. Please share...!

Back To Top