April 2020, Jatim Deflasi 0,12 Persen

Ilustrasi (Foto: istimewa)



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) mencatat beberapa harga komoditas pangan di Jatim membuat wilayah itu mengalami deflasi sebesar 0,12 persen pada April 2020.

Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Dadang Hardiwan mengatakan, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan turunnya sebagian indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,52 persen dan kelompok transportasi sebesar 1,02 persen. "Beberapa komoditas pangan yang mengalami penurunan harga seperti daging ayam ras, cabai merah, bawang putih, telur ayam ras, cabai rawit, melon, beras, kentang, dan ikan mujair. Selain pangan, jasa angkutan udara juga memberi andil terjadinya deflasi pada April 2020," ujarnya, Senin (4/5/2020).

"Pada April 2020 Jatim mengalami deflasi sebesar 0,12 persen. Dari delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jatim, empat kota mengalami inflasi dan empat kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Banyuwangi sebesar 0,24 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Madiun sebesar 0,19 persen," ungkapnya. (dri)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading April 2020, Jatim Deflasi 0,12 Persen. Please share...!

Back To Top