Maybank Lanjutkan Program RISE 2.0 secara Daring

Digital Communication Head Maybank Indonesia, Deniawan Rachmatialevi (kiri) berbincang dengan Head Corporate Communications and Branding Esti Nugraheni dan Risk Management Director, Effendi (kanan) disela acara RunXhibition MBM18 di kantor pusat Maybank Indonesia Senayan (24/2/2018)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Foundation, melanjutkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas dan komunitas marjinal, yakni RISE (Reach Independence and Sustainable Entrepreneurship) 2.0.

“Dengan melakukan program secara daring, perseroan berharap program ini tetap dapat membangun sekaligus meningkatkan kapabilitas usaha mikro UKM dan menciptakan komunitas yang mandiri sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya,” ujar Head, Corporate and Brand Communication, Esti Nugraheni, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/9/2020).

Adapun, program pelatihan level Basic sebelumnya telah dilaksanakan di Pontianak, 21-25 September 2020. Sedangkan pelatihan level Standard dilaksanakan di Palembang dan Lampung, 14–18 September 2020. Pelatihan RISE 2.0 Level Basic dan Standard ini berlangsung secara daring dengan total peserta sebanyak 25 orang di masing-masing lokasi pelatihan. Para peserta level Basic merupakan para penyandang disabilitas yang belum pernah mengikuti pelatihan dengan berbagai latar belakang usaha seperti penjahit, penjual makanan, toko kelontong, kerajinan tangan, pembuat meubel, jasa kursus pendidikan dan peserta yang mempunyai rencana membuka usaha.

Sedangkan peserta level Standard dipilih berdasarkan penilaian saat mereka mengikuti pelatihan dan monitoring di level Basic serta berdasarkan perkembangan usaha yang mereka miliki di beberapa jenis usaha seperti penjahit, toko kelontong, servis elektronik, kerajinan tangan dan usaha kuliner. Program RISE 2.0 secara daring level Standard di Palembang, Lampung dan level Basic Pontianak ini merupakan kelanjutan dari pelatihan daring RISE di Palembang, Solo, Yogyakarta, Lombok, Lampung dan Jambi dengan menggunakan aplikasi Zoom. Pelatihan daring ini akan dilaksanakan di 25 kota di Indonesia dan menargetkan 4.780 peserta.

Pelaksanaan program RISE 2.0 yang dimulai sejak awal 2020 ini akan berlangsung hingga 2023 dan menargetkan lebih banyak komunitas penyandang disabilitas dan komunitas marjinal di berbagai wilayah di Indonesia dengan total peserta (level Basic, Standard & Premium) sekitar 7.350 peserta. Program ini secara regional telah diluncurkan pada 26 September 2019 di Manila, Filipina dan akan diperluas cakupan pelatihannya hingga ke enam negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Laos dan Myanmar. 

Pada awalnya, program pelatihan RISE diinisiasi di Malaysia dan telah diikuti lebih dari 1.300 peserta di negara asalnya. Kemudian pada 2016 program ini mulai dikembangkan ke regional, termasuk ke Indonesia dan Filipina. Pada program RISE tahap pertama, sebanyak 2.267 peserta penyandang disabilitas dan komunitas marjinal telah mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan kemandirian yang berasal dari 17 kota di Indonesia pada 2016 hingga 2019. Keberhasilan dari program RISE tahap pertama ini dapat dilihat dari peningkatan yang signifikan terhadap penghasilan rata-rata per bulan peserta. Pada September 2019 sebanyak 40% dari peserta semula berpenghasilan Rp 1,26 juta telah meningkat menjadi Rp 5.54 juta, atau naik sebesar 338,3%. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Maybank Lanjutkan Program RISE 2.0 secara Daring. Please share...!

Back To Top