Proses Perdagangan Global Lebih Sederhana dengan Platform GUUD

Pada layar kiri, dari kiri ke kanan: Head GUUD Source Jiejing Chen, CEO GUUD Desmond Tay, Group CEO DeClout Vesmond Wong, Head GUUD Finance Desmond Loh. Pada layar kanan, dari kiri atas ke kanan bawah: GM GUUD Indonesia Johan Djaja, Assistant Chief Executive (Digital Industry and Talent) IMDA Kiren Kumar, GM GUUD Afrika George Chan, GM GUUD Singapura Siva Gunesparan, serta Product Director GUUD International Viboon Chaojirapant



SINGAPURA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan teknologi Singapura, vCargo Cloud Pte. Ltd. (VCC) meluncurkan platform GUUD yang bertujuan menyederhanakan proses perdagangan di seluruh dunia guna meningkatkan efisiensi dan inklusivitas di era digital.

GUUD membantu menyederhanakan seluruh proses perdagangan, termasuk pemenuhan regulasi, pengiriman barang, pembiayaan, serta pembayaran melalui platform terpadu. Platform ini membantu perusahaan untuk menyerahkan dokumen-dokumen dengan cepat, serta melakukan pemesanan dan melacak pengiriman barang pada setiap tahap, sekaligus mengelola biaya-biaya operasional.

GUUD mengacu pada model Buy-Ship-Pay UN/CEFACT yang meliputi seluruh aspek fasilitas perdagangan. Sejalan dengan visi Trade for Good, filosofi ini membantu seluruh perusahaan, khususnya usaha mikro, kecil, dan medium (UMKM), untuk menjadi pelaku perdagangan global. Hal ini dilakukan dengan mengurangi birokrasi, menyingkirkan pihak perantara (middlemen), serta menyediakan akses yang lebih luas terhadap layanan logistik dan keuangan.

Menurut CEO GUUD Desmond Tay, proses perdagangan lintas negara sangat rumit dan merepotkan. Secara khusus, UMKM kesulitan memenuhi persyaratan perizinan yang sangat ketat karena kemampuannya yang masih terbatas. “Kami meluncurkan GUUD untuk memberikan kesempatan yang sama bagi UMKM, dan menciptakan berbagai peluang yang lebih luas bagi produsen dari segala skala usaha. Lewat platform terpadu yang meliputi seluruh siklus perdagangan, GUUD akan mempercepat pemulihan perekonomian pascapandemi secara regional dengan perdagangan yang berkembang pesat, inklusif, dan tahan uji,” ujarnya dalam siaran tertulisnya, Kamis (25/9/2020).

Setelah GUUD diluncurkan, keahlian, praktik terbaik, dan pengalaman yang diperoleh dari proyek-proyek tersebut akan dimanfaatkan guna mengubah ekosistem perdagangan global secara lebih luas. Saat ini, VCC menangani 16% perizinan ekspor-impor (trade declaration) di Singapura, dan bermitra dengan tujuh dari 10 freight forwarder terbesar di dunia. Selain Singapura, VCC menggarap beberapa proyek penting dalam pemenuhan regulasi perdagangan (trade compliance) bersama instansi-instansi pemerintah, termasuk proyek Cambodia National Single Window dan East African Community Single Customs Territory System.

Sebagai informasi, VCC ialah salah satu perusahaan teknologi yang berkembang pesat di Singapura, serta memiliki kantor di Indonesia dan Kenya. Proyek-proyek VCC juga tersebar di lebih dari 16 negara. VCC banyak menggarap proyek-proyek yang penuh terobosan, termasuk peluncuran Seafood Xchange, sebuah e-marketplace makanan laut yang pertama di Singapura dalam segmen B2B untuk kalangan pedagang makanan laut. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Proses Perdagangan Global Lebih Sederhana dengan Platform GUUD. Please share...!

Back To Top