Jatim Kulinary WebExpo Dorong Pertumbuhan Bisnis Kuliner

Dengan terobosan teknologi maju, Jatim Culinary WebExpo 2020-2021 dilaksanakan secara online selama 3 bulan, dimulai pada tanggal 28 Oktober 2020 hingga 28 Januari 2021. Acara ini didukung oleh Omegasoft dan IdeKuliner sebagai penyedia platform penyelenggaraan pameran kuliner



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Gema Inti Jawa Timur dan Pemuda Huang Jawa Timur menggelar Jatim Culinary WebExpo 2020-2021 sebagai inisiatif dalam mendorong pertumbuhan bisnis pengusaha kuliner. Mengusung terobosan teknologi, pameran ini dilaksanakan secara online selama 3 bulan, dimulai pada tanggal 28 Oktober 2020 hingga 28 Januari 2021. Acara ini juga didukung oleh Omegasoft dan Ide Kuliner sebagai penyedia platform penyelenggaraan pameran kuliner.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf), Fadjar Hutomo, menyampaikan, kuliner merupakan subsektor yang paling dominan dalam ekonomi kreatif di Indonesia. "Dengan makin maraknya penggunaan gadget oleh masyarakat Indonesia, diharapkan kuliner bisa mendapatkan dorongan yang lebih kuat untuk memberi kontribusi ekonomi yang signifikan," ujar Fadjar dalam pembukaan Jatim Culinary WebExpo 2020, Rabu (28/10/2020).

Selain itu, Fadjar mengatakan, teknologi juga memungkinkan pembayaran secara non-tunai, sehingga mempermudah transaksi antara pembeli dan penjual. "Kemudahan ini diharapkan menjadi pemicu untuk peningkatan omzet para pengusaha kuliner di Indonesia, khususnya di Jawa Timur melalui event online ini," tegasnya.

Founder Omegasoft, Ong Pendopo Winoto, mengatakan, pihaknya menyambut baik ide acara Jatim Culinary Webexpo yang mengangkat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kuliner Jatim agar bisa tetap berjualan dalam kondisi pandemi Covid-19. "Omegasoft beserta Idekuliner menyediakan platform serta landing page khusus untuk para UMKM Kuliner dengan fitur memilih menu, order yang tersambung ke sistem kasir, pembayaran hingga pengiriman internal ataupun eksternal pihak ketiga,” jelasnya.

Ong Pendopo Winoto menambahkan, Omegasoft juga dilengkapi fitur transaksi pre-order atau open purchasing order (PO) yang sangat bermanfaat bagi pengusaha kuliner. "Fitur ini sangat memudahkan saat ada pesanan, sehingga meminimalisir kerugian bahan makanan akibat tidak laku terjual," tegasnya.

Ketua panitia Jatim Culinary WebExpo sekaligus Ketua Gema Inti Jatim, Evans Winata, menambahkan, Jatim Culinary WebExpo diikuti oleh 100 merchant kuliner, diantaranya adalah Black Kawa, Captain Hood, De Boliva dan banyak merchant lainnya. "Momentum pameran ini tidak hanya berguna bagi para pengusaha untuk mencipta usaha kuliner dalam arti memulai yang baru, tapi juga mencipta dalam arti membuatnya jadi besar, bisa mempekerjakan lebih banyak orang dan memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Menurut Evans, membangun bisnis baru menjadi salah satu pilihan saat mencari kerja tidak lagi mudah. Terlebih, kuliner merupakan salah satu primadona bidang bisnis di masa pandemi. "Melalui pameran ini diharapkan para pengusaha kuliner bisa membangun brand kuliner yang baru untuk menjadi kebanggaan dan ikon di Jawa Timur yang dikenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia," pungkasnya. (pr)

Labels: kuliner

Thanks for reading Jatim Kulinary WebExpo Dorong Pertumbuhan Bisnis Kuliner. Please share...!

Back To Top