Marketplace Logistik Logol Bidik Pendapatan US$ 20 Juta

Jajaran direksi startup company PT Logol. Tampak (kiri-kanan) Manli Yap (CFO), Michael Kartono (CEO and Co Founder), David Trisno (CMO) dan Steven Samudra (Co-Founder)

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Logol Jakarta Mitraindo sebagai marketplace yang menghubungkan pelaku usaha di bidang logistik menargetkan pendapatan sekitar US$ 10-20 juta pada 2021. Langkah ini sejalan dengan penunjukkan Logol menjadi platform digital untuk pencarian truk dan penerbitan dokumen eSP2 dalam rangka Ekosistem Logistik Nasional (National Logistics Ecosystem/NLE).

"Sales tahun depan bisa naik 2-3 kali lipat dari proyeksi tahun ini," kata Chief Financial Officer (CFO) PT Logol Jakarta Mitraindo, Manli Yap di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Jasa pelayanan Logol mencakup layanan ocean freight (vessel schedule), trucking (trucking booking management/containerised), e-document (pembuatan gate pass secara digital), dan round use services, yakni proses kontainer impor dapat digunakan kembali secara langsung untuk proses ekspor. "Dengan bergabung di marketplace Logol, pemilik armada truk bisa melakukan efisiensi hingga 50 persen dari modal kerja," kata Manli Yap.

Founder and CEO PT Logol Jakarta Mitraindo Michael Kartono mengatakan, berdiri pada September 2018, Logol merupakan marketplace yang memungkinkan manufaktur, distributor, UMKM, dan pelaku usaha lainnya memesan layanan pengiriman barang secara online melalui jalur darat dan laut. Selain itu, memberi kemudahan pengurusan dokumen ekspor impor secara elektronik. "Logol hadir untuk menjawab kesulitan mencari armada di bidang logistik untuk ekspor/impor. Ini konsep pertama yang dilakukan perusahaan yang bergerak di bidang logistik dengan mendigitalisasi proses. Logol juga satu-satunya startup campany yang berhasil mengkoneksi prasarana untuk mendigitalisasi gate pass,” ujar Michael.

Logol menghubungkan para pelaku di industri logistik, mulai pemilik truk, transporter, forwarder, lembaga pemerintahan, hingga pelaku usaha, untuk menciptakan ekosistem logistik yang lebih efisien, terjangkau dan transparan. "Fitur pertamanya berupa layanan pengiriman barang ekspor dan impor yang terintegrasi dengan salah satu terminal di Tanjung Priok pada April 2019," kata dia.

Chief Marketing Officer (CMO) PT Logol Jakarta Mitraindo, David Trisno mengatakan PT Logol saat ini sudah terkoneksi dengan tiga pelabuhan utama di Jakarta yakni New Priok Container Terminal (NPCT), Koja, dan Jakarta International Container Terminal dalam melayani proses ekspor/impor barang secara digital khusus dalam pengurusan dokumen. "Ke depan, Logol juga akan mengintegrasikan layanan logistik di Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Pelabuhan Tanjung Emas (Semarang) dan Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara," kata dia.

Dia mengatakan, layanan Logol saat ini dapat dinikmati pebisnis di seluruh Indonesia dengan dua filur utama, yailu pemesanan truk serta layanan kargo kapal untuk kebutuhan ekspor dan impor. Dengun kemudahan pemesanan logislik secara online, Logol diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha melakukan seluruh proses ekspor/impor, mulai freight booking, truck booking, port handling hingga pengurusan Bea Cukai secara online. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Marketplace Logistik Logol Bidik Pendapatan US$ 20 Juta. Please share...!

Back To Top