Industri Kekayaan Intelektual Nasional Berpotensi Maju ke Kancah Dunia

Amara Pameran Internasional berkolaborasi dengan Danumaya Dipa didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggelar perhelatan industri kekayaan intelektual pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang diberi tajuk Indonesia International Licensing Show 2020



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Selain sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan mempunyai alam yang indah, Indonesia merupakan negara yang tingkat kreativitasnya sangat tinggi. Tak sedikit anak muda Indonesia yang bekerja untuk rumah produksi tingkat dunia. Setiap harinya pun kita kerap disuguhi konten-konten kreatif karya anak bangsa. Ide kreatif yang berlimpah ini merupakan sumber daya yang tanpa batas dan memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi.

Joshua Simandjuntak, Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menuturkan bahwa IP adalah kunci dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif. Beliau juga memberikan contoh Kumamon yang mana dari sebuah maskot bisa memberikan andil yang sangat besar dalam pemasukan daerah Kumamoto, Jepang. “Sejak kemunculannya di tahun 2011, nilai penjualan Kumamon sudah mencapai US$ 25 Juta. Lalu di tahun 2015, angka penjualan Kumamon meroket hingga US$ 1 Miliar!” jelas Joshua dalam sesi webinar Indonesia International Licensing Show 2020 yang digelar belum lama ini.

Jika dilihat secara global, Industri lisensi di tahun 2019 sebesar US$ 292,8 Miliar. Ini setara dengan Rp 4,279 Triliun atau 2 kali APBN Indonesia. Contoh lain bisa dilihat dari maskot Asian Games 2018, yang mana trio Bhin-Bhin, Eka, dan Atung menyumbangkan pendapatan sebesar Rp 56 Miliar dalam waktu yang singkat. "Ini membuktikan bahwa dengan penggarapan dan pengelolaan yang tepat, IP-IP karya anak bangsa berpotensi untuk maju ke kancah dunia,” tutur Joshua.

Mochtar Sarman, Chairman Indonesia International Licensing Show menuturkan, meski di tengah pandemi, IILS 2020 tetap digelar secara virtual sehingga bisa memberikan kesempatan bagi para kreator di daerah untuk bisa ikut ambil bagian. "ILS 2020 yang digelar secara virtual membuka kesempatan bagi siapa saja untuk ikut hadir, secara virtual. Peserta yang berasal dari kota selain Jabodetabek atau bahkan dari luar jawa juga mendapat kesempatan untuk mengembangkan IP mereka. Meski pandemi, namun ini justru momen yang baik memeratakan informasi terkait HKI,” ujar Mochtar.

Mochtar Sarman menambahkan bahwa Indonesia adalah kunci strategis untuk memasuki pasar Asia oleh pelaku lisensi dunia. "Di sisi lain, kita juga mempunya sumber daya kreatif yang luar biasa berlimpah. Dengan kata lain, kita mempunyai 2 elemen vital dalam industri lisensi, kreator dan pasar. Sehingga ini adalah kesempatan emas kita untuk memasuki pasar lisensi internasional," ujarnya. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Industri Kekayaan Intelektual Nasional Berpotensi Maju ke Kancah Dunia. Please share...!

Back To Top