Mortindo Bidik Proyek Properti dan Infrastruktur

(Ki-Ka) Syahna Pelana, CMD Senior Account Manager Building Contruction Information (BCI) Asia, Budi Santoso Deputi Direktur Sales Mortindo, Hery Chrisnantyo Deputi Direktur Plant and Produksi Mortindo dan Janti Direktur Finance Mortindo




JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Masa pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum berakhir, tak membuat pemerintah mengendorkan pembangunan infrastruktur dan perumahan di Indonesia. Tercatat, ribuan triliun digelontorkan untuk pembangunan di kedua sektor tersebut. PT Anugerah Mortar Abadi, produsen produk Semen Mortar dengan brand Mortindo menghadirkan produk dengan komponen bahan yang ramah lingkungan dan efisien.

“Kami sangat peduli dan mendukung lingkungan hijau, produk kami sangat efisien, contohnya Mortindo M312 Non Shrink Grout HS dimana produk ini dapat dipergunakan sebagai pengisi celah pada landasan beton, baut angkur, beton pracetak dan perbaikan beton yang membutuhkan sistem grouting,” kata Deputi Direktur Sales Mortindo, Budi santoso, Kamis (5/11/2020).

Budi mengatakan, produk dengan komponen bahan yang ramah lingkungan dan efisien, tentu mendorong para konsultan ataupun pemborong akan memperhitungkan nilai ekonomis sebuah proyek. "Efisiensi tentu akan mendorong percepatan pembangunan, pilihan produk yang mendukung akan menjadikan proyek tersebut selesai tepat waktu,” tandasnya.

Melihat potensi pasar tersebut, Budi Santoso mengatakan, Mortindo melakukan inovasi dengan produk-produk yang ada relevansinya yang mendukung terhadap proyek infrastruktur. "Produk Mortindo mendukung semua segmentasi pembangunan proyek, untuk pembangunan high rise building Mortindo menyediakan beragam produknya,” jelasnya.

Menurut Budi, Mortindo M512 atau Protective Coating yang digunakan sebagai material pelapis berbahan dasar semen untuk melindungi permukaan beton, plester baik untuk interior maupun eksterior dan sangat cocok digunakan pada lantai atau dinding bagian luar. "Bahkan, untuk perbaikan pada aplikasi vertikal atau sudutan, Mortindo menyediakan M353 Mortindo concrete patching repair yang terbuat dari semen anti susut, pasir halus, filler ringan dan polimer kimia yang dapat diaplikasikan pada area yang luas tanpa retak dan debonding, dengan aditif khusus produk ini memastikan kepadatan dan anti air pada permukaan," tegasnya.

CMD Senior Account Manager Building Construction Information (BCI) Asia, Syahna Pelana, menambahkan, proyeksi belanja pemerintah dalam bidang infrastruktur lima tahun ke depan sekitar Rp 6.000 triliun. Untuk tahun 2021 menurut Syahna, proyeksi pemerintah dalam belanja infrastruktur sekitar Rp 400 trilliun. "Tentunya peluang market masih terbilang besar dan pertumbuhan infrastruktur di tahun 2021 masih terbilang optimistis,” ungkap Syahna. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Mortindo Bidik Proyek Properti dan Infrastruktur. Please share...!

Back To Top