Proyek IPAL Palembang Senilai US$ 45 Juta Mulai Dibangun

Acara peletakan batu pertama atau ground breaking ceremony pembangunan proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Palembang yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2020). Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kempupera Danis Hidayat Sumadilaga, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya, Wali Kota Palembang Harnojoyo, SVP Divisi Infrastuktur 2 PTPP Pande Ketut, dan General Manager McConnell Dowell Nick Mossius




JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT PP (Persero) Tbk atau PTPP, mulai melaksanakan pembangunan proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Kota Palembang, Rabu (4/11/2020). Pembangunan tersebut, ditandai prosesi peletakan batu pertama atau ground breaking ceremony di lokasi proyek dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dalam acara ground breaking ceremony tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Danis Hidayat Sumadilaga, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya, Wali Kota Palembang Harnojoyo, SVP Divisi Infrastuktur 2 PTPP Pande Ketut, dan General Manager McConnell Dowell Nick Mossius.

Direktur Operasi 2 PTPP, M Toha Fauzi mengatakan, berbekal pengalaman dan kualitas pekerjaan yang dihasilkan, perseroan telah dipercaya oleh Kempupera untuk melaksanakan pembangunan IPAL yang berlokasi di Palembang, Sumatera Selatan. "Kami akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus berkomitmen untuk tetap memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan customer dan menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek ini sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama,” kata M Toha Fauzi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2020).

Menurut Fauzi, perseroan bersama kontraktor asal Australia, McConnell Dowell yang terbentuk dalam konsorsium menjadi kontraktor pelaksana dalam pembangunan proyek ini. Sarana IPAL akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 5,8 hektare yang berlokasi di Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang. "Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh perseroan, antara lain pekerjaan penggalian, pemancangan, pembetonan, penimbunan dan pemadatan, caisson atau area WWPS, dan sebagainya. Pembangunan proyek IPAL ini ditargetkan dapat selesai dan beroperasi pada awal tahun 2022 dengan total kapasitas air lebih dari 20.000 debit per hari,” jelasnya.

Pembangunan IPAL ini turut dibiayai dari dana hibah pemerintah Australia sebesar US$45 Juta. Sedangkan untuk distribusi utama akan dibiayai oleh APBN serta sambungan rumah akan dibiayai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan. Pembangunan proyek tersebut, bertujuan untuk mendukung akses air bersih dan sanitasi rumah tangga di Kota Palembang dan bermanfaat bagi lebih dari 100.000 jiwa atau setara 5 persen jumlah penduduk Kota Palembang.

Fauzi menambahkan, pembangunan IPAL ini merupakan solusi dalam menangani sanitasi limbah rumah tangga dan secara bertahap dapat memperbaiki kondisi lingkungan di Kota Palembang. Selain dengan air bersih dan sanitasi aman, diharapkan pula dapat meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Palembang. "Sesuai dengan yang diamanatkan oleh Dirjen Cipta Karya Kempupera, tidak hanya tepat waktu kami juga akan berupaya untuk menyelesaikan pembangunan tersebut dengan tepat mutu dan tepat biaya. Sebagai perusahaan kontraktor BUMN yang berpengalaman dibidangnya, perseroan akan terus mengedepankan safety dan quality di dalam setiap pelaksanaan pembangunan proyek," ujar M Toha Fauzi. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Proyek IPAL Palembang Senilai US$ 45 Juta Mulai Dibangun. Please share...!

Back To Top