RDS Hadirkan Solusi Teknologi Baru Pelestarian Data

RDS Group kolaborasi dengan Piql untuk menghadirkan solusi penyimpanan dan pelestarian data untuk perusahaan dan badan pemerintahan di Indonesia



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Penyimpanan dan pelestarian data merupakan salah satu proses penting dalam sebuah perusahaan maupun badan pemerintahan. Proses ini menjadi penting karena data-data yang dimiliki sekarang bisa berguna di masa depan atau dapat digunakan sebagai referensi. Cara atau metode penyimpanan serta pelestarian data yang ada sekarang sudah mumpuni, namun bukan tanpa risiko seperti malfungsi peranti keras, keusangan peranti lunak, kerusakan, upaya peretasan dan akses terhadap data tersebut.

Melihat hal tersebut, RDS Group kolaborasi dengan Piql untuk menghadirkan solusi penyimpanan dan pelestarian data untuk perusahaan dan badan pemerintahan di Indonesia. Randy Chandra selaku CEO dan Co-Founder RDS Group mengatakan solusi penyimpanan dan pelestarian data Piql dapat digunakan tidak hanya untuk dokumen kertas namun juga film, microfilm, pita rekaman, peta, gambar dan bahkan suara. Piql menerapkan Optical Character Recognition untuk membuat data digital dapat dicari dengan mudah dan menambahkan metadata sesuai kebutuhan. Solusi hulu ke hilir ini tersedia di Indonesia melalui kolaborasi antara RDS Group dan Piql AS.

Piql AS merupakan sebuah perusahaan dari Norwegia dengan proyek riset dan pengembangan yang ekstensif serta didukung oleh Uni Eropa juga pemerintah Norwegia, yang memungkinkan Piql AS untuk bekerja sama dengan mitra teknologi terkemuka, institusi riset serta ahli pelestarian data. “Kami selalu berusaha untuk menjawab kebutuhan pasar dengan mengembangkan teknologi dan solusi yang disesuaikan dan dibuat secara khusus,” jelas Rune Bjerkestrand, Managing Director Piql AS.

Piql juga menawarkan layanan penyimpanan abadi di Arctic World Archive. Data yang tersimpan dapat bertahan selama berabad-abad tanpa listrik maupun migrasi, dengan garansi akses hingga ke generasi di masa depan. PiqlConnect yang menyediakan layanan penyimpanan online dan offline, dimana seluruh dokumen offline dapat dicari online melalui metadata, dan dapat diintegrasikan dengan sistem yang sudah digunakan.

Adapun target pasar yakni lembaga atau industri yang memerlukan penyimpanan dokumen dalam jangka waktu lama. Contohnya asuransi jiwa dimana dokumen bisa disimpan selama pemilik polis masih hidup dan baru akan kembali diakses jika akan dilakukan proses klaim. "Contoh lain bisa untuk lembaga pemerintahan seperti di Arsip Nasional yang memerlukan penyimpanan dalam waktu lama," jelasnya. Ia melihat potensi pasar di Indonesia sangat besar pasalnya ke depan akan terjadi ledakan data-data digital dimana informasi atau data akan disimpan melalui digital. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading RDS Hadirkan Solusi Teknologi Baru Pelestarian Data. Please share...!

Back To Top