Tanrise Property Pasarkan Dua Unit Baru Kyo Society

Direktur Penjualan Tanrise Property, Joseph Lukito (tengah), saat peluncuran secara virtual dua unit baru, Ikkou dan Rofuto di proyek apartemen Kyo Society



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Pengembang properti, Tanrise Property, mulai memasarkan dua unit baru, Ikkou (Grand Studio) dan Rofuto (Loft) di proyek apartemen Kyo Society di Kawasan Surabaya Timur.

Pemasaran unit tahap kedua proyek apartemen berkonsep Jepang itu ditandai dengan peluncuran dua unit baru tersebut secara virtual pada Jumat (6/11/2020), yang melibatkan lead agent dari berbagai agensi properti di tanah air. Pemasaran tahap kedua sebanyak 350 unit ini ditargetkan akan terserap 50 persen sampai akhir tahun ini. Sementara pemasaran unit tahap pertama sebanyak 357 unit seluruhnya sudah terserap pasar. Serah terima unit direncanakan mulai akhir 2023 seiring jadwal penyelesaian pembangunan fisik apartemen. Apartemen Kyo Society dirancang satu tower dengan total 737 unit.

"Melalui peluncuran secara virtual untuk dua unit baru ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal lebih dekat Kyo Society dan jangkauan pasarnya juga lebih luas sehingga akan berpengaruh pada proses pembangunan yang akan berjalan dengan lancar dan tepat waktu," kata Komisaris Utama Tanrise Property, Hermanto Tanoko, Senin (9/11/2020).

Menurut Hermanto, Kyo Society sendiri merupakan apartemen yang mengutamakan kehidupan berkomunitas antar penghuninya. Apartemen yang terinspirasi dari konsep hidup modern Jepang ini memadukan fungsi dan estetika, agar para penghuninya dapat menjalani kehidupan semaksimal mungkin. "Kyo Society menawarkan pilihan bagi masyarakat, baik sebagai hunian atau sebagai tempat usaha karena memiliki area komersial yang mulai dipasarkan bersamaan peluncuran dua unit baru, Ikkou dan dan Rofuto. Faktor-faktor inilah yang tentunya menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di properti," jelasnya.

Hermanto mengakui, pasar properti selama beberapa bulan terakhir memang terpengaruh oleh pandemi. Namun, pihaknya memiliki keyakinan kondisi pasar akan berangsur membaik awal tahun depan. "Keyakinan kita itu mendorong kita tetap melanjutkan pembangunan Kyo Society sesuai dengan jadwal. Apalagi ini juga komitmen kita untuk menjaga reputasi Tanrise Property,” tandas Hermanto.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Tanrise Property, Joseph Lukito, menambahkan, dalam pemasaran tahap kedua, Kyo Society menawarkan 350 unit. Diharapkan 50 persen diantaranya akan terserap pasar sampai akhir tahun ini. "Jika pada tahap pertama pemasaran Kyo Society, profil pembeli banyak dari kalangan end user dan pemilik kost. Namun, untuk tahap kedua ini profilnya akan diperluas. Seperti menyasar kawasan industri di sekitarnya terutama para pekerja dari perusahaan multinasional,” terang Joseph.

Dia juga menyebutkan, ketersediaan unit komersial berupa stand atau kios untuk disewakan bagi bisnis food and beverage, laundry, minimarket dan sebagainya dengan luasan yang bervariasi merupakan komitmen pihaknya sejak awal. Kita tak sekedar membangun unit-unit untuk hunian tetapi juga unit komersial untuk memenuhi kebutuhan penghuninya, sekaligus ini akan membedakannya dengan kos konvesional. Selama pandemi Covid-19 telah terjadi perubahan di level konsumen properti. Untuk itu, pola pemasaran tahap kedua berbeda. “Terutama untuk menarik konsumen milenial melalui paket promo dan cara pembayaran yang menarik,” papar Joseph. (pr)

Back To Top