Aktivitas Menulis Tingkatkan Sensomotorik Anak

Sejumlah anak menuliskan harapan-harapan baik pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2015 di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, 2 Agustus 2015



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Paparan gadget atau gawai kepada anak selama proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak dapat terhindarkan. Meski demikian, menjaga minat anak dalam menulis menjadi hal yang penting dan tidak bisa diabaikan.

Psikolog, Marcelina Melisa menjelaskan, menulis mempunyai manfaat besar yang dapat meningkatkan kemajuan cara berpikir anak ke depannya. Menulis setidaknya memiliki tiga manfaat utama, yaitu meningkatkan kemampuan motorik halus, melatih kreativitas, serta dapat meningkatkan daya ingat melalui metode belajar memahami sambal menulis pelajaran. "Melalui aktivitas menulis, anak terbiasa untuk mengontrol gerakan motorik dengan tekanan yang sesuai, serta memiliki persepsi visual yang baik. Anak juga mengembangkan imajinasi dan kreativitas melalui ide tulisan,” ungkapnya di sela webinar SiDU bertajuk Pentingnya Menjaga Minat Menulis Anak, Kamis (3/12/2020).

Selain itu, lanjut Marcelina, melalui merangkum atau membuat catatan pelajaran dengan gaya penulisan personal dapat meningkatkan daya ingat dibandingkan jika anak hanya membaca dan menghafal. “Jika anak terbiasa untuk membuat rencana penulisan dengan memaparkan ide, belajar menulis sesuai dengan ide utama setiap paragraf, serta menganalisis cara penulisan, maka kemampuan menulis secara sistematis akan terlatih,” lanjutnya.

Menurut Marcelina, pentingnya aktivitas menulis daripada mengetik dengan keyboard ini pun diperkuat oleh sebuah riset yang dilakukan oleh Profesor Audrey van der Meer pada tahun 2017. Dalam penelitiannya, beliau menggunakan teknologi Electroencephalography (EEG) untuk merekam dan melacak aktivitas gelombang otak saat anak melakukan kegiatan mengetik dan menulis dengan pena di atas buku tulis. "Hasil dari penelitian Van der Meer mengungkapkan jika otak anak-anak lebih aktif jika menulis dengan pena ketimbang keyboard, dan tulisan tangan memberikan otak lebih banyak ruang untuk mengingat," jelasnya.

Tidak hanya unsur kognisi anak yang berkembang, Marcelina menambahkan, menulis dapat meningkat sensomotorik anak. Menulis dengan tangan di atas buku tulis menciptakan lebih banyak aktivitas di bagian sensorimotor. Banyak indra diaktifkan dengan menekan pensil atau pulpen diatas kertas, melihat huruf yang ditulis, dan mendengar suara yang dibuat saat menulis. "Pengalaman indera ini menciptakan kontak antara berbagai bagian otak dan membuka otak untuk belajar sehingga dapat mengingat lebih baik. Sehingga hal ini merupakan alasan mengapa kegiatan menulis dapat membuat anak menjadi lebih pintar," tandasnya.

Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata mengatakan kegiatan-kegiatan untuk mendorong minat anak terhadap menulis pun turut dilakukan oleh SiDU. Sejak tahun 2017, Buku Tulis SiDU berkomitmen untuk menjadi bagian dari peningkatan berkelanjutan untuk pendidikan nasional dengan memberdayakan anak-anak Indonesia melalui kebiasaan menulis dalam gerakan 'Ayo Menulis Bersama SiDU'. "Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk menginspirasi dan memberikan dukungan kepada generasi muda dalam menulis, seperti pemberian buku latihan menulis untuk anak serta pendampingan yang melibatkan orang tua dan guru secara intensif dengan modul yang berlangsung selama 21 hari. Kegiatan “Ayo Menulis Bersama SiDU” telah melibatkan 60.000 murid dari 300 sekolah dasar di Jabodetabek,” tutup Suhendra. (ym)

Labels: Kesehatan

Thanks for reading Aktivitas Menulis Tingkatkan Sensomotorik Anak. Please share...!

Back To Top