BEI Luncurkan Produk dan Skema Baru Layanan Data

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto (dua dari kiri) didampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hosein (kiri) dan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi (kanan) menekan tombol saat acara seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 di Jakarta, Senin (4/1/2021)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, baik dari segi jumlah investor, kapitalisasi pasar, serta jumlah pelanggan data. Berbagai pencapaian di sepanjang tahun 2020 juga telah diraih oleh BEI, salah satunya adalah peningkatan jumlah investor sebesar 56%.

Kenaikan jumlah investor tersebut sudah 4 kali lipat lebih tinggi sejak 4 tahun terakhir. "Pencapaian tersebut tentunya menjadi angin segar dan bukti bahwa pasar modal Indonesia sedang menuju ke arah yang lebih baik. Torehan pencapaian tersebut juga tidak lepas dari keberadaan dan kelengkapan informasi yang dimiliki oleh BEI," ucap Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/1/2021).

Dalam upaya membantu investor maupun calon investor dalam mengambil keputusan investasi, BEI sebagai penyedia informasi, dikatakannya terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan informasi pasar yang semakin meningkat. Mengawali tahun 2021 dan seiring dengan kebutuhan tersebut, BEI sambung Inarno, telah meluncurkan produk baru, yaitu IDX Data Reference dan Skema Non-Display Usage. Peluncuran produk ini merupakan upaya BEI untuk mendukung pengembangan bisnis bagi perusahaan sekuritas, data vendor, financial analyst, perusahaan tercatat, manajer investasi, serta seluruh stakeholders di pasar modal Indonesia.

Peluncuran produk tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan layanan data yang semakin beragam, serta memberikan kemudahan akses data agar dapat dijangkau oleh seluruh pihak. "BEI terus proaktif dalam menjawab kebutuhan dan permintaan pasar, salah satunya adalah penyediaan informasi laporan keuangan dan aksi korporasi yang kerap dibutuhkan dalam mendukung pengambilan keputusan investasi maupun perencanaan strategi perusahaan ke depan," ungkapnya.

Oleh karena itu, IDX Data Reference hadir sebagai solusi kebutuhan layanan data yang berkaitan dengan pendistribusian informasi perusahaan tercatat. Di mana IDX Data Reference sangat sesuai digunakan oleh pelanggan data BEI dalam membantu menganalisis investasi, portfolio valuation, distribusi keterbukaan informasi, hingga risk management. "Dengan berlangganan produk ini, maka pelanggan data BEI akan menerima layanan distribusi data secara system to system yang meliputi informasi financial statement, corporate action, laporan rutin, laporan keterbukaan informasi yang material, dan laporan suspensi atau unsuspensi perusahaan tercatat," katanya.

Tambah Inarno, IDX Data Reference juga memungkinkan pelanggan data BEI untuk memangkas banyak waktu dalam mendapatkan data seluruh perusahaan tercatat di BEI secara lengkap, rinci serta ter-update yang dapat mendukung perusahaan dalam melakukan analisis dan membuat keputusan secara cepat. Selanjutnya, skema baru juga telah diberlakukan oleh BEI yang sebelumnya hanya menyediakan layanan data kepada pelanggan data BEI untuk tujuan menampilkan data BEI kepada publik (display). "Dengan Layanan Data Non-Display Usage, pelanggan data BEI dapat mengembangkan produk-produk investasi yang lebih beragam bagi para investor. Hal tersebut dapat meningkatkan minat investor untuk berinvestasi dan tentunya akan berdampak pada perkembangan pasar modal secara keseluruhan," ungkap Inarno. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading BEI Luncurkan Produk dan Skema Baru Layanan Data. Please share...!

Back To Top