RUPSLB BRI Tunjuk Empat Direksi Baru

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Sunarso (ketiga kanan) berbicara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan, di Jakarta, Kamis (21/1/2021)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), pada Kamis (21/1/2021), menunjuk empat direksi baru. Keempat direksi baru tersebut, masing-masing Amam Sukriyanto sebagai Direktur Bisnis Kecil dan Menengah, Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital, Viviana Dyah Ayu Retno sebagai Direktur Keuangan, dan Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Jaringan dan Layanan.

Sementara jabatan Direktur Utama (Dirut) BRI tetap dipegang Sunarso yang menjabat sejak September 2019, begitu juga dengan Catur Budi Harto yang tetap menjabat sebagai Wakil Dirut BRI. Selanjutnya, Komisaris Utama BRI dijabat oleh Kartika Wirjoatmodjo dan Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen dipegang oleh Ari Kuncoro. Dalam RUPSLB tersebut, perseroan kian menegaskan fokus BRI untuk membangkitkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional melalui perubahan nomenklatur dan pengurus perusahaan.

Selain merubah nomenklatur, RUPSLB BRI tersebut menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, antara lain dalam rangka penyesuaian dengan POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka dan POJK No.16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan Terbuka Secara Elektronik. Dalam RUPSLB tersebut juga mengukuhkan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI No. PER-08/MBU/12/2019 tanggal 12 Desember 2019 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Badan Usaha Milik Negara beserta perubahannya serta mengukuhkan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI No. PER-11/MBU/11/2020 tanggal 12 November 2020 tentang Kontrak Manajemen dan Kontrak Manajemen Tahunan Direksi Badan Usaha Milik Negara beserta perubahannya.

RUPSLB BRI juga menyetujui pengalihan saham hasil pembelian kembali saham (buyback) yang disimpan sebagai saham treasuri (treasury stock) sebanyak-banyaknya 16.400.000 lembar saham dalam rangka pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Pekerja. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading RUPSLB BRI Tunjuk Empat Direksi Baru. Please share...!

Back To Top