Strategi Sharp Dongkrak Penjualan Smartphone di Indonesia

(Ki-Ka) National Sales Senior General Manager PT SEID, Andry Adi Utomo, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka (tengah), dan Ardy, Head Marketing AUVI Product Strategy Division PT SEID, di sela-sela SHARP Digital Press Conference and Live Streaming Launching AQUOS Sense4 Plus (21/1/2021)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Di saat pandemi Covid-19, permintaan smartphone masih relatif bagus di Indonesia, hingga November lalu jumlah permintaan smartphone mencapai 40 juta unit atau 3,6 juta unit perbulannya, turun sebanyak 4 juta unit dibanding tahun sebelumnya akibat dampak pandemi. Tahun ini pasar smartphone masih sangat potensial dan diprediksi akan lebih baik dibanding 2020.

Besarnya permintaan smartphone masih didominasi oleh produk kelas menengah ke bawah dimana sekitar 90%, dikuasai produk dengan harga di bawah Rp 5 juta ke bawah. Sedangkan produk smartphone di kisaran Rp 4-5 jutaan mengalami pertumbuhan cukup signifikan, yakni sekitar 28% dibanding tahun sebelumnya, meskipun hanya memiliki porsi sebesar 7% dari total pasar smartphone Indonesia. Melihat potensi tersebut, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) pun tertarik masuk meramaikan bisnis smartphone dan membidik segmen harga Rp 4-5 jutaan dengan mengandalkan produk smartphone terbarunya yaitu Sharp AQUOS Sense4 Plus.

Menurut Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, di masa pandemi permintaan smartphone di Indonesia masih sangat besar, melalui visi bisnis yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, Sharp berupaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut sebagai salah satu strateginya dalam melakukan ekpansi bisnisnya. Mengusung kualitas Jepang yang terkenal akan daya tahannya, ia yakin Sharp AQUOS Sense4 Plus mampu memenuhi kebutuhan konsumen akan sebuah produk smartphone yang tidak hanya pintar namun tangguh.

Ardy Head Marketing AUVI Product Strategy Division, PT SEID menambahkan Sharp AQUOS Sense4 Plus ini ditujukan sebagai smartphone gaming kelas menengah dengan tetap memberikan kualitas yang maksimal pada bagian kamera baik dari hardwaremaupun softwarenya.  Sharp AQUOS Sense4 Plus akan dilepas ke pasaran dengan dibanderol harga Rp4,5 juta. "Penjualan akan dimulai melalui program Pre-Sale yang akan digelar 21-27 Januari 2021 mendatang, selanjutnya Sharp AQUOS Sense4 Plus akan mudah ditemukan di toko-toko elektronik dan handphone rekanan Sharp di seluruh Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan Sharp menggelar program Pre-Sale berupa penawaran menarik yaitu Trade-in smartphone, dimana konsumen dapat menukarkan smartphone yang sudah digunakan dan akan dihargai Rp 2,1 juta, sehingga konsumen hanya perlu membayar sejumlah Rp 2,4 jt. Penukaran dapat dilakukan di gerai Carefour terpilih. Selain itu, Sharp pun menawarkan promosi kepada 100 pembeli pertama yang melakukan transaksi pembelian melalui Sharp E-Store akan mendapatkan hadiah tanpa diundi senilai Rp1 Juta, berupa produk yang dapat dipilih langsung oleh konsumen seperti car purifier, shoulder speaker danactive speaker. 

Diakui National Sales Senior General Manager PT SEID, Andry Adi Utomo, Sharp terhitung baru memulai bisnis smartphone dan kini  sudah memiliki empat line upponsel pintar. Bila tahun lalu, Sharp merilis tiga model smartphone, dengan rata-rata penjualan sekitar 1.000 unit per bulan. Angka penjualan tersebut belum seperti yang diharapkan. Kehadiran line up terbaru Aquos yakni Aquos Sense4 Plus, diharapkan bisa mendongkrak penjualan 5-10 kali lipat dibandingkan sebelumnya. "Dengan kehadiran seri terbaru ini kami berharap bisa menjual minimal 3.000 unit per bulan," kata Andry. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Strategi Sharp Dongkrak Penjualan Smartphone di Indonesia. Please share...!

Back To Top