Incar UMKM, Modalku Ekspansi ke Thailand

Country Head Funding Societies Thailand Varun Bhandari (tengah)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Modalku telah resmi meluncurkan Funding Societies di Thailand. Platform peer-to-peer (P2P) lending ini sebelumnya telah berekspansi ke Singapura dan Malaysia. Pada tanggal 2 Februari 2021, badan regulator keuangan Thailand Securities and Exchange Commission (SEC) memberikan lisensi crowdfunding pinjaman kepada Funding Societies. Izin ini memungkinkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan startup Thailand untuk menggunakan layanan Funding Societies untuk mendapatkan pinjaman usaha, baik dari pendana individu maupun institusi.

“UMKM berkontribusi terhadap 40% dari PDB Thailand, tetapi segmen ini menghadapi banyak tantangan saat berusaha mengakses pinjaman dari institusi konvensional, mulai dari kurangnya aset untuk jaminan, persyaratan dokumen yang sulit, serta proses persetujuan yang panjang," kata Country Head Funding Societies Thailand Varun Bhandari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/2/2021).

"Dengan teknologi, Funding Societies menawarkan UMKM cara baru untuk mendapatkan pinjaman usaha yang cepat, terjangkau, dan simpel. Di sisi lain, pendana di Thailand memperoleh kesempatan untuk memperluas instrumen alternatif investasi yang mereka miliki serta menghasilkan tingkat bunga yang menarik sambil memberdayakan usaha lokal," tambah Varun.

Lebih dari 50% dari 3 juta UMKM di Thailand terhambat oleh sulitnya memperoleh pinjaman usaha, khususnya pinjaman modal usaha jangka pendek. Institusi keuangan konvensional lebih fokus ke pinjaman jangka panjang atau pinjaman dengan agunan. Menurut International Finance Corporation, situasi ini menyebabkan adanya kesenjangan dana usaha sebesar lebih dari USD 40 miliar bagi UMKM Thailand. Kurangnya pendanaan ini diperparah oleh pandemi Covid-19, di mana kreditur telah mengurangi akses pinjaman demi mengelola risiko finansial.

Nantinya, Funding Societies akan menyediakan berbagai opsi pinjaman tanpa persyaratan agunan untuk membantu UMKM melakukan ekspansi bisnis, memperoleh modal usaha, atau membiayai proyek. UMKM bisa mengisi formulir aplikasi online yang simpel, mengirimkan beberapa dokumen, lalu menerima persetujuan pinjaman dalam 3 hari kerja. Grup Modalku juga telah mengadakan kerja sama regional dengan Lazada, Zilingo, dan Bank CIMB agar dapat turut melayani UMKM dalam ekosistem mereka.

Pendana di Thailand pun akan dapat masuk ke platform crowdfunding Funding Societies untuk mengakses kesempatan mendanai berbagai pinjaman usaha. Melalui aktivitas pendanaan, pendana mendapatkan diversifikasi alternatif investasi yang menarik. Di masa pandemi Covid-19, manajemen risiko Grup Modalku mampu mempertahankan tingkat default pinjaman di bawah 2%. Diketahui, di Modalku, peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pendana platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. Sampai saat ini, Grup Modalku telah menyalurkan pinjaman usaha sekitar Rp 21,8 triliun kepada lebih dari 3,7 juta transaksi pinjaman.

“Harapan kami dengan semakin luasnya jangkauan Grup Modalku di Asia Tenggara, khususnya Thailand, kami bisa mendukung lebih banyak UMKM berpotensi untuk mengembangkan bisnisnya," kata Reynold Wijaya selaku Co-Founder and CEO Modalku. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Incar UMKM, Modalku Ekspansi ke Thailand. Please share...!

Back To Top