Januari, Transaksi Aplikasi Wealth Management BCA Welma Rp 6,7 Triliun

Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman (kiri), SEVP Wealth Management BCA Christine Setyabudhi (tengah), EVP Wealth Management BCA Adrianus Wagimin (kanan), Ekonom dan Peneliti INDEF Bhima Yudhistira (kiri bawah) dan CEO and Founder Ternak Uang Timothy Ronald (kanan bawah) saat launching fitur baru SID Online, Rabu, 3 Februari 2021. Fitur pendaftaran Single Investor Identification (SID) Online memfasilitasi dan memudahkan nasabah dalam melakukan pendaftaran nomor SID sebagai syarat melakukan transaksi investasi



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Aplikasi mobile wealth management milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Welma, mencatatkan nominal transaksi Rp 6,7 triliun per Januari 2021.

“Perkembangan dan tren investasi yang bertumbuh, mendorong masyarakat Indonesia mempelajari instrumen investasi yang semakin bervariatif. BCA mencermati pertumbuhan tersebut, sehingga mengembangkan aplikasi investasi dan proteksi berbasis digital," kata Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman konferensi pers virtual fitur terbaru Welma di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Dia mengatakan, transaksi yang mencatatkan nominal terbesar pada aplikasi ini adalah pembelian surat berharag negaar (SBN) ritel. Adapun frekuensi transaksi terbanyak Welma adalah pembelian reksa dana. BCA telah mencatatkan pertumbuhan pengguna aplikasi Welma yang saat ini telah diunduh oleh 84.000 pengguna dan menghasilkan lebih 75.000 transaksi.

Suwignyo mengatakan, kehadiran inovasi aplikasi Welma diharapkan menjadi solusi bagi nasabah yang ingin mengelola dana investasi dan asuransi di mana berada. "Melalui Welma, investasi menjadi suatu hal yang mudah," ujar dia.

Aplikasi Welma dapat memfasilitasi nasabah melakukan transaksi investasi seperti membeli atau menjual reksa dana, obligasi atau learning product asuransi. Berbagai fitur yang ditawarkan seperti auto-subscription yaitu pembelian berkala produk reksa dana, switching, redemption, informasi kinerja, hingga portfolio. BCA telah memperbaharui Welma dengan menambahkan fitur pendaftaran Single Investor Identification (SID) online yang memudahkan nasabah mendaftar nomor SID sebagai syarat transaksi. Kehadiran SID online membuat nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang BCA atau menghubungi Halo BCA untuk mendaftar.

Senior Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA Christine Setyabudhi mengatakan kehadiran fitur baru Welma diharapkan mampu memfasilitasi seluruh nasabah dalam bertransaksi. Cara investasi melalui aplikasi Welma simpel dan praktis, sesuai karakteristik masyarakat terutama generasi millenial. "Melalui kehadiran fitur Welma diharapkan mendukung pemerintah memupuk kebiasaan berinvestasi,” kata Christine. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Januari, Transaksi Aplikasi Wealth Management BCA Welma Rp 6,7 Triliun. Please share...!

Back To Top