Tingkatkan Pertumbuhan, BTN Bekerja Sama dengan Top Developer

Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk. Chandra Hamzah (kiri) dan Plt Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu (kedua dari kiri) kompak mengangkat jempol usai melakukan prosesi pemotongan tumpeng saat acara syukuran Hari Ulang Tahun Bank BTN ke 71 di Jakarta, Selasa (9/2/2021)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Di tengah tantangan pandemi Covid-19, baik untuk sektor rumah masyarakat berpenghasilan rendah maupun juga untuk rumah komersial. Hal ini dilihat dari kinerja perseroan tahun 2020 alami pertumbuhan.

Untuk meningkatkan pertumbuhan KPR dan laba BTN, perseroan terus bekerjasama dengan top developer dalam mengembangkan properti berskala besar. “Dengan strategi yang kuat, kami membuktikan bahwa tidak hanya bisa memperbaiki kinerja bisnis tapi juga bertahan di tengah tekanan akibat pandemi. Tahun ini, kami optimistis dengan strategi tersebut beserta potensi di sektor properti, Bank BTN menargetkan akan ada pertumbuhan sebesar 7-9% tahun ini,” ungkap Plt. Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu dalam Paparan Kinerja Bank BTN per 31 Desember 2020 di Jakarta, Senin (15/2/2021).

Nixon mengatakan, tahun 2020 ini BTN mencatatkan pertumbuhan laba bersih 665,71% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pada Kuartal IV 2020, Bank BTN sukses meraih laba bersih senilai Rp1,60 triliun, meroket dari angka Rp 209 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Lompatan laba bersih tersebut ditopang oleh lima strategi utama perseroan yang dilakukan sepanjang 2020 silam. Selain itu, perumahan juga menjadi penopang pundi-pundi laba Bank BTN, karena sektor riil ini bergerak positif di tengah koreksi pertumbuhan ekonomi akibat pandemi.

Menurut Nixon, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dengan pertumbuhan sebesar 8,63% (yoy) menjadi Rp120,72 triliun per kuartal IV 2020 menjadi penopang utama pertumbuhan kredit di BTN. Dengan catatan positif KPR Subsidi tersebut, membuat kredit perumahan BTN secara total naik sebesar 2,29% (yoy) menjadi Rp234,78 triliun per kuartal IV 2020. Sementara itu, sejalan dengan proyeksi positif pada sektor properti yang ditopang oleh prospek perbaikan ekonomi nasional, BTN membidik pertumbuhan laba bersih tahun 2021 pada kisaran 50%- 70%. Untuk mencapai target tersebut, BBTN menargetkan kredit dan DPK tumbuh pada kisaran 7% - 9%. “Kami optimistis, dengan proyeksi dan potensi yang ada meskipun masih di tengah pandemi, laba bersih Bank BTN tahun 2021 dapat tetap tumbuh pada kisaran Rp2,5 triliun-Rp2,8 triliun atau naik sekitar 50% - 70% secara tahunan,” tutur Nixon.

Untuk tahun 2021, kata Nixon, BTN tetap memfokuskan untuk pengembangan pembiayaan bagi rumah masyarakat menengah bawah dengan harga Rp300 juta kebawah masih tetap tinggi. Begitu juga untuk komersial untuk kelas menengah atas masih terus tumbuh. “Proyek perumahan segmen menengah atas yang sebelumnya tertundah sekarang ini sudah mulai berjalan, peluang untuk meningkatkan KPR melalui kerjasama dengan berbagai developer Top,” katanya.

Dengan mulai berjalannya proyek perumahan, terdapat potensi untuk bisnis SME berbasis value Chain sektor perumahan.

Direktur Consumer dan Commercial Lending, Hirwandi Gafar mengatakan, tahun ini BTN juga akan memperkuat kontribusi untuk sektor KPR Subsidi baik dengan skema FLPP, SSB, Tapera maupun juga BP2BT dan mengembangkan KPR non Subsidi bersama pengmebnag tol dan meningkatkan peran digitalisasi. “Jadi sekarang ini kami bekerjasama dengan 20 developer top di Indonesia dalam pengembangan proyek properti yang cukup besar,” kata dia.

Seperti pengembang Agung Podomoro Land (APL) yang mengembangkan hunian kelas menengah bawah di atas lahan seluas 120 hektar di kawasan Tangerang dan sejumlah lokasi lainnya dengan APL. Begitu juga dengan pengembang top lainnya.“Kami akan berikan KPR termasuk juga kredit konstruksi, hal ini bisa meningkatkan pertumbuhan kredit BTN,” ujar Irwandi.

Menurut Irwandi, pada tahun 2021 ini hunian untuk kelas menengah atas mulai bangkit dan sejumlah proyek untuk kelas atas ini sudah banyak di luncurkan dan diharapkan bisa mendongkrak KPR maupun KPR BTN. “Banyak pengembang BUMN maupun swasta yang mulai meluncurkan proyek hunian tapak, dibandingkan dengan hunian vertikal. Karena memang kebutuhan rumah tapak masih cukup besar,” kata dia. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Tingkatkan Pertumbuhan, BTN Bekerja Sama dengan Top Developer. Please share...!

Back To Top