Multipolar Technology Tawarkan Solusi Analisa Risiko Kredit Lewat IBM CP4D

Jip Ivan Sutanto, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk (kiri) dan Yemmy Sukandar, Dept Head Hybrid Data Management Solution PT Multipolar Technology Tbk (kanan) berbincang mengenai keunggulan IBM Cloud Pak for Data – Credit Risk di webinar “Accelerate Decision Making to Grow the Business”, Kamis, 25 Maret 2021



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk, Jip Ivan Sutanto mengatakan, masih banyak perusahaan yang belum melengkapi fasilitas untuk mengelola data menjadi informasi penting sebagai dasar pengambilan keputusan. Padahal data sebagai aset yang sangat berharga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi mengenai kondisi terkini perusahaan. Selain itu juga bisa menjadi tolok ukur pengembangan bisnis guna menyasar pasar, serta kebutuhan yang tepat.

“Seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), pengolahan data melalui analisis big data menjadi kunci bagi perusahaan untuk menentukan model bisnis di masa mendatang,” ujar Jip Ivan dalam webinar bertajuk “Accelerate Decision Making to Grow the Business”, di Jakarta, Kamis (25/3/2021).

Webinar ini diselenggarakan Multipolar Technology berkolaborasi dengan IBM. Dikatakan analisis big data akan sangat bermanfaat dalam strategi pengembangan produk, termasuk produk-produk finansial yang saat ini tengah meningkat kebutuhannya seperti kartu kredit, KPR, kredit kendaraan bermotor, asuransi, dana pendidikan, dana pensiun, dan lainnya. Peran credit analyst atau underwriter amatlah penting dalam menilai kelayakan dan pengelolaan risiko berdasarkan profil dan karakteristik calon nasabah. Namun proses verifikasi dan analisa secara manual butuh waktu lama karena banyaknya parameter yang digunakan, sehingga proses jadi lambat dan sulit untuk mengejar target.

“Untuk itu peran tools analitik terintegrasi yang berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat membantu pengambilan keputusan secara terukur dan cepat serta memenuhi regulasi yang ada guna meningkatkan potensi bisnis. Dengan meng-offload sebagian proses underwriting ke aplikasi analitik berbasis AI dapat membantu underwriter tetap produktif, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang tepat, cepat, serta memenuhi regulasi. Cross sell dan up sell produk-produk finansial sesuai kriteria nasabah juga bisa dengan mudah dilakukan untuk meningkatkan potensi bisnis,” ujarnya.

Dikemukakan IBM sebagai pionir dalam teknologi AI-nya yang diberi nama IBM Watson, mengembangkan solusi IBM Cloud Pak for Data (CP4D) sebagai platform data analitik berbasis AI yang modern, terintegrasi, agile, dan lengkap. IBM CP4D memodernisasi cara pengumpulan, pengorganisasian, analisa keseluruhan data perusahaan dan pengaplikasian AI. Multipolar Technology sudah membangun dua use case dengan memanfaatkan platform IBM CP4D ini yaitu Customer Segmentation dan Credit Risk.

“Dengan template Credit Risk siap pakai pada platform IBM CP4D, kami ingin menghadirkan prinsip Know Your Customer (KYC) dan credit scoring yang lebih komprehensif dan real-time, yang tidak hanya sekadar visualisasi data, tapi juga memberikan informasi terkini dan relevan dengan kondisi pasar,” ungkap Jip Ivan.

Disebutkan studi IBM pada Agustus 2020 bekerja sama dengan Forrester Consulting menunjukkan beberapa peningkatan dalam aplikasi IBM CP4D ini, antara lain. Pertama, meminimalkan upaya untuk model monitoring sebesar 30%- 50%. Kedua, peningkatan pendapatan di mana model berbasis AI ini bisa dipakai untuk upaya pemasaran dan penargetan (targeting) melalui identifikasi peluang cross-sell dan upsell. Ketiga, peningkatan kinerja dan akurasi berbasis AI antara 15% sampai 30% dalam proyeksi 3 tahunan. “Untuk pasar yang sedang berkembang seperti Indonesia, metode credit scoring yang sudah ada sekarang ini kami bawa ke tingkat yang lebih tinggi lagi dengan mengaplikasikan AI melalui IBM CP4D sebagai alat bantu. Praktisi keuangan kini bisa menilai dengan lebih baik potensi customer yang ada, menjangkau baik yang bankable maupun yang non-bankable, yang jumlahnya masih cukup besar,” tambah Jip Ivan.

Selain itu IBM CP4D modul Credit Risk ini memberikan banyak sekali manfaat baik dari sisi platform maupun aplikasi berbasis AI. Dari sisi platform, pertama dapat menghemat biaya: Unified user experience, simplified platform management, run anywhere. Kedua, mendukung inovasi digital transformasi dengan aplikasi berbasis AI: Business Intelligence, DataOps dan Data Management, ModelOps. Sedangkan dari sisi aplikasi AI yakni memberi kemudahan memonitor dan mengatur akurasi data model dan performanya, dan explainable AI memberikan penjelasan lengkap untuk setiap keputusan yang dibuat AI.

"Multipolar Technology terus berupaya mendukung perusahaan di berbagai sektor industri agar terus inovatif dengan pemanfaatan teknologi terkini seperti cloud dan AI yang siap pakai, dengan fitur yang lebih terdepan, transparan, dan holistik," pungkas Jip Ivan. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Multipolar Technology Tawarkan Solusi Analisa Risiko Kredit Lewat IBM CP4D. Please share...!

Back To Top