RedComm Usung AI dan Machine Learning untuk Strategi Komunikasi

Agensi digital RedComm. (Foto: Dok)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Agensi digital RedComm memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelegent/AI) dan machine learning (ML) sebagai perangkat yang dapat meningkatkan efektivitas strategi komunikasi brand di media sosial (medsos). Tools bernama RED Miles ini membantu brand merancang strategi komunikasi berbasis data, sehingga menghasilkan output yang lebih cost efficient.

“Era digital dan perkembangan teknologi telah memberikan akses informasi soal interaksi pengguna yang mengarah kepada perilaku dan preferensi masyarakat," kata Founder RedComm, Damon Hakim dalam keterangan tertulisnya Selasa (9/3/2021).

RED Miles memproses jutaan data menggunakan machine learning dengan beragam fungsi untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan formula dan variabel yang membuat sebuah konten bisa berhasil di media sosial. Sementara kecerdasan buatan dapat memberikan rekomendasi kepada brand agar lebih efektif berkampanye di media sosial dalam mencapai suatu objektif marketing. Salah satu fungsi utama RED Miles adalah penggunaan algoritma dalam machine learning untuk mendeteksi elemen dan komposisi dalam suatu gambar, baik subjek utama maupun lingkungan sekitar.

Berdasarkan deteksi komposisi gambar tersebut, RED Miles memproses jutaan informasi dalam hitungan detik dan menampilkan rekomendasi prediksi (predictive analytics) akan penggunaan gambar paling optimal efektif yang relevan dengan target market sehingga membantu brand mencapai objektif komunikasi lebih cost efficient. "Informasi tersebut berguna bagi brand untuk merencanakan strategi komunikasi, sayangnya proses manual tidak dapat mengimbangi pengolahan informasi tersebut," kata Damon.

Dia mengatakan, teknologi dapat membantu brand mengurangi mengambil keputusan berdasarkan spekulasi dan lebih data driven. RedComm membawakan perubahan industri advertising melalui penggunaan data dalam membaca perilaku target konsumen, berkomunikasi melalui sosial media, menyampaikan cerita melalui konten, hingga mengukur performa dengan data, untuk implementasi yang lebih tepat sasaran dan berdampak,” ujar Damon.

RED Miles menjadi tools pertama yang dibangun in-house dan diluncurkan eksklusif bagi klien-klien RedComm, sebagai bentuk komitmen agensi untuk membawa semangat perubahan dan beradaptasi dalam industri periklanan digital. (ym)

Back To Top