Pos Indonesia Gandeng 1.000 Pondok Pesantren Jadi Agen Pos

PT Pos Indonesia enggandeng 1.000 pondok pesantren yang ada di Indonesia sebagai agen pos sebagai bagian dari inovasinya



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Pos Indonesia terus berupaya berinonvasi di tengah munculnya beragam perusahaan jasa pengiriman barang di Indonesia. Salah satunya dengan menggandeng 1.000 pondok pesantren yang ada di Indonesia sebagai agen pos sebagai bagian dari inovasinya.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan alasan menggandeng Pondok Pesantren lantaran dinilai lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di pedesaan. Apalagi menurutnya masih banyak masyarakat di pedesaan yang belum terjangkau oleh jasa keuangan, baik melalui lembaga keuangan, maupun non lembaga keuangan. "Masih banyak penduduk Indonesia yang belum punya rekening di bank. Biasanya malah disimpan di bawah bantal. Jadi, orang-orang yang tidak punya rekening bank, sekarang bisa punya akses keuangan," ujar Faizal saat melakukan soft launching Gerakan Agen Pos di 1.000 Pondok Pesantren di pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kabupaten Jember, Jawa Timur belum lama ini.

Melalui kerja sama dengan pondok pesantren, Pos Indonesia ingin membantu masyarakat agar bisa menyimpan uang di Kantor Pos melalui agen Pos. Masyarakat tidak perlu lagi menyimpan uang di rumah, yang memiliki risiko tinggi. Upaya ini juga sekaligus membantu program pemerintah yang tengah mendorong cashless society. Sekitar 80% dari pondok pesantren, terbanyak di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat dan Jawa Timur. Terutama Jawa Timur, terbesar di Indonesia. "InsyaAllah semua pondok pesantren bisa menjadi agen pos. Mudah-mudahan dengan mulai dari Jember, dan selanjutnya bisa menatap ke tahap berikutnya. Selama Ramadan ini kita coba menggandeng 150 pondok pesantren. Jika sudah melebihi target secara keseluruhan, Pos Indonesia optimis bisa menambah target menjadi 10.000 agen Pos dari 10.000 pondok pesantren untuk skala nasional," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengasuh Utama Ponpes Nurul Islam (Nuris) Gus Robith Qoshidi menyambut baik peluang ini. Pada satu sisi, kehadiran Pos Indonesia yang menyediakan jasa kurir bisa membantu santrinya yang berasal dari luar negeri, untuk mengirim dan menerima barang. "10% ada dari Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dengan adanya Pos Indonesia, mereka kalau butuh kirim sesuatu dengan keluarga bisa melalui agen Pos. Kami juga memiliki himpunan pengusaha milenial pondok pesantren Indonesia. Sistem ini kami sangat apresiasi dan dikawal terus agar terus berkembang," tandas Gus Robith. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pos Indonesia Gandeng 1.000 Pondok Pesantren Jadi Agen Pos. Please share...!

Back To Top